Advertisement

Menetap di beberapa kabupaten di Propinsi Nusa Tenggara Timur, yakni di Kabupaten Kupang, Amfoang Utara dan Selatan, Kupang Timur dan Tengah, Timor Tengah, Selatan dan Utara, Ambenu, dan Belu: Pada tahun 1984, mereka diperkirakan berjumlah 706.672 jiwa. Orang Dawan, yang disebut juga orang Atoni Metto, memiliki bahasa sendiri, yaitu bahasa Dawan. Bahasa ini terdiri atas beberapa dialek, antara lain dialek Kupang, Manufui, Amarasi, Amanuhan, Amanatun, dan Molo.

Mata pencaharian utama orang Dawan adalah beternak dan berladang. Perladangan dilakukan berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Peraturan penggunaan tanah perladangan adalah tanggung jawab seorang kepala suku {lobe). Hewan yang diternakkan adalah sapi, kerbau, dan ayam. Orang Dawan juga mengembangkan mata pencaharian tam-bahan di bidang kerajinan menganyam bambu dan menenun.

Advertisement

Garis keturunan orang Dawan ditarik melalui pihak laki-laki {patrilineal). Bentuk kekerabatan terkecil adalah keluarga batih, yang disebut ume. Gabungan keluarga batih yang membentuk keluarga luas disebut puknes. Klen kecil disebut kuanes dan klen besar kanaf. Satu kesatuan kanaf dipimpin oleh Kanaf.

Struktur kepemimpinan Dawan terdiri atas ketua adat {temukung), sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, dewan tua-tua adat, serta pimpinan pemerintahan. Orang Dawan juga mengenal sistem pelapisan sosial yang membedakan antara lapisan bangsawan {usif), rakyat biasa {to atau tog), dan ate (budak). Lapisan bangsawan terbagi atas bangsawan tinggi {usif naek) dan bangsawan biasa (fettor).

Kepercayaan asli masyarakat Dawan berpusat pada penyembahan dewa-dewa. Dewa yang utama adalah dewa pemelihara {uis neno), dewa air {uis ae), dewa darat {uis meto), dewa pemberi keterampilan dan kepandaian {likusaen), dewa gelap {uis mesakan), dan dewa maut {sauthaf). Di samping mempercayai dewa-dewa, orang Dawan juga meyakini adanya kekuatan gaib dan makhluk halus. Ada makhluk halus yang merugikan manusia {pah tuaf), ada pula yang memperbesar produksi ternak {leu hanik miut), dan lain- lain.

Selain itu, orang Dawan juga percaya bahwa benda- benda tertentu memiliki kekuatan sakti, misalnya kotak penyimpan benda berbentuk bulat dan persegi yang mereka sebut ah leu, dan perak sakti yang mereka sebut noin leu. Berdasarkan kepercayaan ini, orang Dawan banyak melaksanakan upacara keagamaan. Dengan masuknya pendeta-pendeta zending, sebagian besar masyarakat Dawan telah menganut agama Kristen. Walaupun demikian, kepercayaan asli tetap bertahan hingga kini,

Incoming search terms:

  • keluarga inti dalam sistem kekerabatan suku Dawan di Kupang
  • suku dawan
  • Pengertian bahasa dawan amarasi
  • MASYARAKAT BANGSAWAN DAN MASYARAKAT BIASA DAWAN
  • keluarga inti suku dawan
  • keluarga inti sistem kekerabatan suku Dawan Kupang
  • keluarga inti dalam sistem kekerabatan suku dawan di kupang-kateglo
  • keluarga inti dakam sistem kekerabatan suku dawan di kupang
  • Kekeluargaan dan kekerabatan daerah amfoang
  • bahasa suku dawan ntt

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • keluarga inti dalam sistem kekerabatan suku Dawan di Kupang
  • suku dawan
  • Pengertian bahasa dawan amarasi
  • MASYARAKAT BANGSAWAN DAN MASYARAKAT BIASA DAWAN
  • keluarga inti suku dawan
  • keluarga inti sistem kekerabatan suku Dawan Kupang
  • keluarga inti dalam sistem kekerabatan suku dawan di kupang-kateglo
  • keluarga inti dakam sistem kekerabatan suku dawan di kupang
  • Kekeluargaan dan kekerabatan daerah amfoang
  • bahasa suku dawan ntt