Advertisement

Atau Nishumba, dalam mitologi Hindu, bersama saudaranya dikisahkan pernah ingin menyaingi Trimurti, yaitu Batara Brahma, Vishnu, dan Siva. Ia bersama saudaranya, Asura, akhirnya mati dibunuh Batari Durga. Dalam Markandeya Purana dikisahkan bahwa dua bersaudara pemuja Batara Siva ini melakukan tapabrata dan semadi sangat ketat selama 5.000 tahun dengan tujuan mencapai kelanggengan hidup abadi. Batara Siva menolak permohonan mereka, tetapi keduanya bersikeras dengan menambah tapabrata dan semadinya 800 tahun lagi. Hal ini membuat cemas para dewata di surga.

Forkat nasihat dan petunjuk Batara Indra, Batara Kama (dewa asmara) pergi ke tempat mereka bertapa dengan membawa dua bidadari bernama Rambha dan Tilottama. Upaya Batara Kama membujuk mereka berhasil, sehingga Asura dan Sumbha sibuk memadu asmara dengan dua bidadari tersebut selama 5.000 tahun. Setelah puas hidup bergelimang asmara sepanjang 5.000 tahun, kedua bidadari itu kembali ke surga. Tetapi Asura dan Sumbha kembali melanjutkan tapabrata dan semadinya selama 1.000 tahun dengan tujuan menaklukkan Trimurti, yakni Batara Brahma, Bat r a Vishnu, dan Batara Siva. Batara Siva akhirnya menyuruh mereka menghadap Batari Durga, kemudian Batari Durga membunuh keduanya. Tamatlah tujuan mereka yang terlalu ambisius melampaui kehendak Trimurti sebagai personifikasi Tuhan Yang Maha Esa.

Advertisement

 

Advertisement