Advertisement

Adalah fasilitas atau jasa penjaminan yang diberikan oleh lembaga keuangan untuk suatu transaksi bisnis. Surety Bond merupakan alternatif dari bank garansi. Pemberian jaminan Surety Bond melibatkan secara langsung tiga pihak, yakni surety company sebagai pihak yang memberikan jaminan, principal sebagai pihak penyedia jasa atau barang (pemasok atau pemborong), dan obligee sebagai pihak pembeli atau pemilik proyek. Surety company memberikan jaminan, bahwa apabila principal ternyata tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada obligee sesuai dengan kontrak, surety company akan membayar ganti rugi kepada obligee sejumlah persentase tertentu dari nilai kontrak tersebut. Secara garis besar, hubungan kerja antara surety company, principal, dan obligee dapat digambarkan seperti berikut.

Bagan

Advertisement

Hubungan Kerja Tiga Pihak dalam Surety Bond

Perjanjian Pokok OBLIGEE           PRINCIPAL

SURETY COMPANY

Sumber: Jasa Raharja

Pihak obligee sebagai pembeli atau pemilik proyek membuat perjanjian pokok atau transaksi dengan principal, yang berupa kontrak pembelian barang dan/atau jasa, atau kontrak pembangunan proyek. Pihak principal, atas permintaan obligee, menjaminkan kontrak tersebut kepada surety company melalui perjanjian tambahan atau perjanjian penjaminan yang disebut General Agreement of Indemnity to Surety. Dalam perjanjian tersebut pihak surety company berjanji membayar ganti rugi kepada obligee sampai jumlah persentase tertentu dari nilai kontrak, apabila principal kemudian ternyata tidak mampu memenuhi kewajibannya sebagai pemasok atau pelaksana pembangunan proyek.

Surety Bond bukanlah merupakan bisnis baru di negara-negara maju. Di Amerika Serikat pada tahun 1837, William L. Witkins sudah mengusulkan pembentukan The New York Guarantee Company. Pada tahun 1908 didirikan The Surety Association of America, yang bertujuan menetapkan beberapa bentuk jaminan. Pada tahun 1909 dibentuk pula The Towner Rating Bureau yang berfungsi sebagai pengatur standar premi {premium rating standar) yang harus dipatuhi oleh perusahaan-perusahaan pemberi jaminan yang menjadi anggota asosiasi tersebut. Bisnis surety bond di Amerika Serikat berada di bawah pengawasan Bureau of Government Financial Operating Unit, yang merupakan badan dalam lingkungan De-partment of the Treasures. Bisnis Surety Bond juga sudah lama dikenal di negara-negara lain seperti Korea dan Jepang.

Surety Bond di Indonesia. Bisnis Surety Bond di Indonesia dimulai dengan ditetapkannya Surat Keputusan Menteri Keuangan RI No. 271/KMK.011/1980 yang menunjuk PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja sebagai satu-satunya lembaga keuangan bukan bank yang berwenang mengeluarkan Surety Bond, di samping sejumlah bank yang dibenarkan mengeluarkan bank garansi. Kebijakan penerbitan Surety Bond oleh pemerintah melalui BUMN yang berada di bawah pengawasan Departemen Keuangan ini dimaksudkan untuk mendukung Keputusan Presiden No. 14 A ta hun 1980 tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, yang bertujuan membantu para pengusaha, khususnya golongan ekonomi lemah, untuk ikut berperan dalam pelaksanaan pembangunan baik di tingkat nasional maupun di daerah.

Incoming search terms:

  • pengertian surety bond
  • arti surety bond
  • apa itu surety bond
  • pengertian surety
  • pengertian pricifal oblige surety insurent lesse dan lessor
  • pengertian obligee principal surety
  • pengertian frincival oblige
  • arti arti jaminan pada surety bond
  • apa yang di maksud surety bond
  • perjanjian pruncipal

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian surety bond
  • arti surety bond
  • apa itu surety bond
  • pengertian surety
  • pengertian pricifal oblige surety insurent lesse dan lessor
  • pengertian obligee principal surety
  • pengertian frincival oblige
  • arti arti jaminan pada surety bond
  • apa yang di maksud surety bond
  • perjanjian pruncipal