Advertisement

Bagi umat Hindu, adalah matahari dan juga dewa matahari. Dalam kitab suci ia digambarkan sebagai salah satu dari tiga dewata yang “menguasai cahaya, sinar, dan panas. Ia digambarkan pula sebagai suami Dewi Fajar sekaligus putra tunggal Dewi Usha Surya dilukiskan mengarungi angkasa dengan keretanya yang ditarik tujuh ekor kuda berwarna merah Surya dilukiskan sebagai pemberi hidup segala makhluk, bercahaya sangat kemilau, pembuat api, pencipta siang hari, mata dunia, pengamat segala perbuatan manusia, dan raja tata surya yang memiliki cahaya.

Epos Ramayana dan kitab-kitab Purana melukiskan Surya sebagai putra Kasyapa dengan istrinya Adi- ti. Surya mempunyai istri bernama Sanjna, putri Vismakarma. Perkawinannya dengan Sanjna, menghasilkan tiga orang anak, yaitu Manu Vaivaswata, Yama, dan Yami. Surya mempunyai jasmani yang bercahaya sangat cemerlang sehingga mengganggu istrinya. Diam-diam Sanjna membuat penangkis cahaya, alat dari logam dengan kipas yang mampu mengeluarkan sinar sangat cemerlang. Alat ini dipasang berhadap-hadapan dengan Surya.

Advertisement

Secara diam-diam pula Sanjna pergi ke hutan untuk melakukan tapabrata dan semadi. Di sana ia menjelma menjadi seekor keledai. Dengan diam-diam Surya juga masuk ke hutan dan menjelma menjadi seekor kuda jantan, lalu mendekati keledai betina yang istrinya sendiri. Dan di dalam hutan ini lahirlah si kembar, Aswin dan Revanta. Setelah itu Surya membawa istrinya kembali ke ayahnya, Vismakarma. Vismakarma kemudian memotong alat pelawan cahaya milik Sanjna menjadi delapan bagian. Waktu dipotong alat ini bergemerincing mengeluarkan cahaya bagaikan kembang api menerangi bumi. Satu bagian dibuat cakra, senjata untuk Batara Vishnu, sebagian lain dibuat trisula untuk Batara Siva, satu lagi dibuat tombak untuk Kartikeya, dan yang lain untuk Kuvera dan dewata lainnya.

Epos Mahabharata menggambarkan Surya sebagai ayah Karna dari hubungannya yang tidak sah dengan Dewi Kunti, yang juga melahirkan Yudhistira, Bima- sena, dan Arjuna. Surya pun didongengkan sebagai ayah Sani dan ayah Sugriwa.

Advertisement