Advertisement

Terna yang berasal dari Asia Tropis dan Afrika. Tumbuhan ini dapat dijumpai di hutan jati, hutan sekunder, dan belukar, pada ketinggian sampai 800 meter di atas permukaan laut. Untuk hidupnya, suweg membutuhkan suhu 25° — 35° C dengan curah hujan 1.000 – 1.500 milimeter per tahun. Jenis tanahnya yang cocok adalah tanah lempung berpasir. Daunnya tunggal dengan tangkai daun tegak, sepanjang 50 – 80 sentimeter, bertotol-totol hijau, dan muncul dari umbinya di atas permukaan tanah, sehingga mirip batang. Helaian daunnya terpecah-pecah, panjangnya 30 – 80 sentimeter. Perbungaannya muncul setelah tanaman tidak berdaun (sesudah daunnya busuk) dan berbentuk lonceng. Perbungaannya terdiri atas tiga bagian: bagian paling bawah berupa bunga betina, bagian tengah berupa bunga jantan, dan bagian ujung berupa bagian steril.

Suweg merupakan tanaman sampingan untuk diambil umbinya pada musim paceklik. Di India, tanaman ini sudah dibudidayakan secara besar-besaran. Perbanyakannya dengan anak umbi atau mata tunas yang terdapat pada permukaan umbi, jarang dengan biji. Tanaman ini akan menghasilkan umbi dengan baik jika diberi campuran pupuk N (40 kilogram), P205 (40 kilogram), dan K (80 kilogram) untuk setiap hektar. Umbinya dapat disimpan beberapa bulan pada suhu kurang lebih 10° C. Batang, daun, maupun umbinya mengandung kristal rapida yang menyebabkan rasa gatal-gatal. Rasa gatal ini akan hilang jika umbi direbus. Batang dan daunnya yang masih kuncup dapat dimasak sayur; umbinya dikolak, diolah menjadi tepung untuk bahan pembuat roti, atau dijadikan bahan baku pembuatan alkohol. Komposisi bahan makanan yang terkandung dalam 100 gram umbi suweg adalah 69 kalori, 1 gram protein, 0,1 gram lemak, 15,7 gram karbohidrat, 62 miligram kalsium, 41 miligram fosfor, 4,2 miligram besi, 0,07 miligram vitamin B, 5 miligram vitamin C, dan 82 gram air. Umbinya juga baik untuk makanan babi karena mudah dicerna serta untuk makanan ayam potong tetapi harus dicampur dengan jagung atau bahan makanan lainnya. Selain sebagai bahan makanan, suweg digunakan pula sebagai obat tradisional, antara lain, bubur umbinya dapat dijadikan tapal untuk menyembuhkan sembelit. Di Irian, bagian dalam tangkai daunnya dihancurkan dan sarinya difermentasi dalam bumbung bambu, untuk obat diare.

Advertisement

Klasifikasi Ilmiah. Suweg termasuk suku Araceae (talas- talasan); nama ilmiahnya Amorphophallus campanulatiis.

Incoming search terms:

  • suwek artinya
  • arti suwek
  • arti kata Suweg
  • arti suweg
  • arti sueg
  • arti kata suwek
  • pengertian suweg
  • apa itu sueg
  • apa artinya suweg
  • arti istilah suwex

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • suwek artinya
  • arti suwek
  • arti kata Suweg
  • arti suweg
  • arti sueg
  • arti kata suwek
  • pengertian suweg
  • apa itu sueg
  • apa artinya suweg
  • arti istilah suwex