Advertisement

Ialah pengakuan iman Gereja Katolik yang dalam bentuknya sekarang berisi 12 pasal. Mungkin fakta inilah yang menyebabkan timbulnya cerita yang diterima berbagai pihak bahwa syahadat ini hasil kesepakatan ke-12 rasul sebagai ringkasan ajaran Gereja sebelum mereka berangkat dalam penyebaran Injil ke seluruh dunia. Cerita ini ditambah anggapan bahwa setiap rasul memberikan satu pasal.

Hasil studi masa kini menyatakan bahwa isi keper-cayaan yang termuat dalam Syahadat Para Rasul me-mang berasal dari jaman para rasul tetapi bentuknya yang sekarang adalah hasil perkembangan bertahap. Syahadat Para Rasul dalam bentuknya sekarang sudah digunakan di Gaul, Irlandia, Spanyol, dan Jerman sejak abad ke-6. Syahadat Para Rasul, yang berlaku sekarang, berkembang dan tumbuh terutama dalam hubungan dengan liturgi pembaptisan dan persiapan katekumen untuk menerima sakramen tersebut. Faktor-faktor lain rupanya juga berpengaruh, khususnya liturgi Ekaristi dalam kaitan dengan bagian kristologis syahadat itu.

Advertisement

Advertisement