PENGERTIAN TAHITI ABORIGIN

58 views

PENGERTIAN TAHITI ABORIGIN – Kebanyakan penduduk Polynesia aborigin tinggal di pulau-pulau besar. Pulau-pulau ini tidak datar, bekas kerucut gunung berapi besar yang sudah terkikis. Tanah yang baik ditanami sangat banyak, dan disaput hutan tropis yang lebat. Salah satu pulau besarnya adalah Tahiti, bagian dari kelompok Societv Islands. Panjang Tahiti sekitar 35 mil dan luas kira-kira separuh panjangnya.

Pada abad xviii, pulau ini ditempati oleh hampir 100.000 penduduk. Deskripsi tentang masyarakat Tahiti yang diberikan di sini menggambarkan cara hidup aboriginal sebagaimana disajikan Elman Service (1963).

Masyarakat Tahiti adalah masyarakat hortikultura yang canggih, lebih canggih dari masyarakat Yanomamo. Mereka memanfaatkan tanah dengan sangat efisien karena mereka telah bisa membuat kebun yang berjenjang di tepi bukit, mengatur arus irigasi dan mempersubur tanah dengan berbagai cara. Karena tidak ada besi, mereka tidak pernah membuat cangkul besi yang merupakan karakteristik dari banyak masyarakat hortikultura intensif lainnya.

Tanaman domestik masyarakat Tahiti yang terpenting dibawa dari Indonesia dan terdiri dari pohon kelapa, pohon sukun, keladi, kedelai, tomat

pisang dan plantain dan tebu. Makanan terpenting adalah buah sukun, sebuah domestikasi yang berlimp ah, bergizi dan tahan disimpan lama. Tanaman domestik serbaguna adalah pohon kelapa. Daging kelapa adalah makanan yang segar dan airnya diminum. Daun kelapa digunakan untuk atap, dan serabutnya digunakan untuk membuat keset kaki dan keranjang.

Menangkap ikan juga merupakan bagian pola subsistensi pada masyarakat Tahiti, dan teknologi yang tersedia bermacam-macam dan lengkap. Teknologi mana meliputi perangkap keranjang, berbagai bentuk jaring, tuba ikan, seruit, dan banyak jenis kail dan tali. Masyarakat Tahiti baik lelaki maupun perempuannya adalah perenang yang tangguh. Para perempuan menyelam untuk mencari kerang dan sejenisnya dan bahkan menangkap gurita. Para lelaki dan anak-anak menyelam lebih dalam untuk mencari karang mutiara, dagingnya digunakan untuk makan dan kulitnya untuk berbagai alat dan ornamen. Selain makanan laut, sumber protein utama mereka adalah daging babi, babi dimakan dan dipelihara secara hati-hati. Mereka juga memelihara ayam.

Sistem hortikultura masyarakat Tahiti cukup intensif untukmenghasilkan surplus ekonomi yang nyata, dan surplus ini digunakan untuk menopang hidup sekelompok orang yang disebutAriii: para pemimpin dan keluarganya. Dengan begitu mereka tidak terlibat langsung dalam produksi pertanian. Masyarakat juga menggunakan surplus tersebut untuk menghidupi para pejabat administratif yang sehari-harinya menjalankan peran-peran politik. Sebagian besar surplus juga dikembalikan kepada masyarakat melalui pengadaan pesta-pesta yang rumit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *