Advertisement

Yang diadakan mulai dari 1 Juli 1957 sampai dengan 3 Desember 1958, merupakan usaha keilmuan raksasa, intensif, dan produktif, yang diikuti oleh sekitar 67 negara. Semula kegiatan ini diusulkan oleh Lloyd V. Berkner, ilmuwan Amerika Serikat, dalam tahun 1950, sebagai kegiatan ketiga Tahun Kutub Internasional (Tahun Kutub Internasional kedua diadakan pada tahun 1933). Sasaran Tahun Geofisika Internasional adalah pengumpulan sebanyak mungkin data dalam semua bidang keilmuan yang berkaitan dengan geofisika.

Dalam tahun 1952 Dewan Internasional Persatuan Keilmuan (ICSU, International Council of Scientific- Unions) membentuk panitia pelaksana dengan nama CSAGI {C omit e Special de VAnnee Geophysique Internationale), yang beranggotakan 14 orang, untuk mengembangkan dan mengkoordinasi kegiatan dalam bidang-bidang berikut: komunikasi, meteorologi, geomagnetisme, aurora dan bara langit, ionosfer, kegiatan matahari, sinar kosmik, garis bujur dan lintang, glasiologi, oseanografi, roket dan satelit, seismologi, pengukuran gravitasi, dan radiasi nuklir.

Advertisement

Di berbagai negara didirikan pusat data untuk memudahkan pertukaran informasi. Diterbitkan lebih dari 30 jilid Annals of the International Geophysical Year untuk memberikan pedoman dan ringkasan yang mudah diperoleh. Banyak hasil yang dicapai, antara lain terbukti benarnya dugaan akan adanya pematang- pematang raksasa yang sinambung di dasar pertengahan samudera; satelit-satelit buatan yang pertama diluncurkan dalam kaitan dengan kegiatan ini (Sputnik 1 pada 4 Oktober 1957; Sputnik 2 pada 3 November 1957; Explorer pada 3 Januari 1958; dll); penemuan sabuk-sabuk radiasi Van Allen; dan tak kalah pentingnya, kerja sama yang serasi di antara para ilmuwan, tanpa mementingkan kebangsaannya.

Advertisement