Advertisement

Pada mulanya digunakan sebagai obat penenang dan disintesis pada tahun 1953 di Jerman. Obat ini banyak digunakan pada wanita hamil di Jerman pada tahun 1957, dan di Inggris pada tahun 1958. Dalam tahun 1961 dilaporkan bahwa talidomid menyebabkan cacat bawaan pada bayi yang ibunya mendapat talidomid pada waktu hamil mudanya. Sejak itu, talidomid ditarik dari peredaran. Efek toksik lain dari obat ini adalah timbulnya rasa kesemutan dan kelainan serabut saraf tepi. Di belakang hari obat ini ternyata diketahui berguna untuk mengatasi suatu keadaan yang disebut “reaksi lepra” pada penderita kusta.

Advertisement
Advertisement