Advertisement

Biasa disingkat TMII, adalah taman rekreasi dan sekaligus merupakan museum budaya bangsa Indonesia. Di taman ini diperkenalkan dan dikembangkan berbagai bentuk budaya bangsa Indonesia. Arena rekreasi dan budaya ini berdiri di atas tanah seluas 120 hektar lebih. TMII mulai dibangun pada tahun 1972, dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 April 1975.

Di gerbang masuk terdapat Tugu Api Pancasila yang tingginya 45 meter, dengan api abadi di puncaknya. Di dekat tugu ini terdapat bangunan joglo khas Jawa yang disebut Pendapa Agung Sasana Utama yang dipakai untuk menjamu tamu-tamu penting.

Advertisement

Di belakang Sasana Utama terdapat Sasana Langen Budaya, untuk pertunjukan kesenian atau resepsi. Sasana berkapasitas 1.000 tempat duduk ini disebut juga Pringgitan. Bangunan bertingkat tiga ini melambangkan hubungan Tuhan dengan manusia, manusia dengan manusia, dan manusia dengan lingkungan berdasarkan falsafah Tri Hita Karana. Dalam gaya tradisional Bali, museum ini dihiasi patung-patung dan relief khas Bali bertema epos Ramayana.

Di sepanjang jalan taman ini terdapat paviliun atau anjungan rumah adat 27 propinsi di Indonesia. Di sini secara rutin setiap minggu dipergelarkan acara kesenian khas daerah masing-masing.

Anjungan Propinsi. Setiap propinsi di Indonesia diwakili oleh anjungan atau paviliun di TMII dengan kekhasannya masing-masing. Paviliun Daerah Istimewa Aceh, misalnya, merupakan rumah panggung adat Aceh, dengan hiasan rumah berupa ukir-ukiran bercorak Islam. Paviliun Riau memperagakan dua buah rumah panggung, yaitu Rumah Pesisir dan Rumah Koto Kampar.

Paviliun Sumatra Barat menampilkan ciri khas arsitektur Sumatra Barat yang berupa rumah adat Minang dalam bentuk rumah gadang. Atapnya bergon-. jong, di bagian tengahnya datar. Ujung atap kiri dan kanan melengkung ke atas, mirip kepala kerbau yang bertanduk.

Paviliun Kalimantan Barat terdiri atas dua bangunan utama. Atap bangunannya bersusun tiga dan memiliki dua tangga di depannya dan di bagian atasnya ada semacam mahkota. Paviliun ini dibangun meniru bentuk rumah Sultan Pontianak, atau Istana Kadariyah. Bermacam alat dipamerkan di dalam rumah tersebut, mulai dari alat tenun, penangkap ikan, tombak, sumpit, hingga mandau, senjata Kalimantan asli.

Paviliun Sulawesi Utara berbentuk rumah panggung adat beratap datar. Benda-benda budaya yang berada di dalam bangunan paviliun ini menampilkan corak yang cukup beragam. Setiap corak melukiskan budaya yang dianut suku bangsa asli daerah Sulawesi yti yang terdiri atas suku bangsa Sangir Talaud, IVlinanasa, Bolaang Mongondow, dan Gorontalo.

Paviliun Daerah Istimewa Yogyakarta menampilkan bentuk rumah joglo. Di depan pintu masuk ada dua arca raksasa memegang sebuah gada yang disebut Gupala. Di anjungan ini ditampilkan berbagai data mengenai objek wisata Yogyakarta yang khas, yaitu Istana Tamansari, Pura Pakualaman, Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, Pantai Krakai, Gunung Merapi, Kaliurang, Sendangsono, Museum Sonobudoyo, dan Museum Biologi.

p iliun Bali terdiri atas beberapa bangunan. Bangunan utamanya, yang disebut Uri Agung, digunakan sebagai pintu masuk sewaktu ada upacara. Kuri Bebetelan adalah pintu masuk ke rumah tempat tinggal. Semua bangunan itu diukir dengan seni bernilai tinggi yang indah mengagumkan. Di sebelah kanan terdapat dua bangunan yang disebut Bale Dapur atau Dale Paon, tempat masak dan bersantap.

Selain 27 anjungan yang mewakili seluruh propinsi di Indonesia, terdapat pula berbagai objek menarik lainnya.

Sky-lift Indonesia berpangkalan di dekat Museum Indonesia. Dari atas kereta gantung ini pengunjung dapat melihat miniatur Kepulauan Indonesia, lengkap dengan pulau-pulau dan selatnya. Seluruh anjungan TMII juga terlihat.

Rumah Ibadah terdiri atas mesjid, gereja Protestan, gereja Katolik, pura, dan wihara. Selain itu, di kompleks ini terdapat pula miniatur Borobudur.

Taman Ria Atmaja merupakan arena joget dengan orkes-orkes dangdut terkenal.

Taman Burung berisi berbagai jenis burung yang dikurung dalam kubah kawat raksasa. Cendrawasih yang indah dari Irian Jaya dapat ditemukan pula di sini. Pengunjung yang ingin melihatnya masuk ke dalam sangkar raksasa.

Museum Komodo berisi koleksi jenis-jenis binatang asli Indonesia yang diawetkan. Gedung ini disebut museum komodo karena bentuk bangunannya yang seperti komodo.

Museum Prangko terletak dekat Taman Kaktus. Di sini dipamerkan koleksi prangko nasional dan luar negeri, serta proses pembuatan prangko. Patung Hanoman merupakan lambang “Tukang Pos Pertama” yang membawa surat cinta Rama untuk istrinya Dewi Sinta.

Teater Keong Emas berbentuk kubah mirip keong, dan berwarna emas. Kubah beton keong emas bergaris tengah 46 meter ini merupakan kubah terbesar di Indonesia. Bioskop ini menggunakan layar raksasa, 21 x 30 meter, konon layar terbesar di dunia.

Taman Bunga Keong Emas dilengkapi dengan rumah kaca, areal pembibitan, dan perpustakaan. Selain itu terdapat patung-patung tokoh dalam kisah Keong Emas, misalnya patung Panji Asmara Bangun, Dewi Sekartaji, Mbok Rondo Dadapan, dll.

Istana Anak-anak adalah pusat kegiatan anak-anak, mulai dari bermain, berkreasi, berkarya, berolahraga dan berbudi daya. Fasilitas untuk berbagai kegiatan itu adalah tempat latihan pementasan musik tradisional dan modern; graha seni atmaja yang merupakan tempat kegiatan seni dan kebudayaan anak-anak; teater terbuka yang merupakan tempat pementasan seni; medan permainan; dll.

Museum Asmat memamerkan dan menyimpan patung-patung ukiran suku bangsa Asmat dan Dani yang berdiam di Irian Jaya.

Museum Keprajuritan ABRI dibangun atas prakarsa Ibu Tien Soeharto. Dari jauh bangunan ini mirip istana kuno yang terletak di sebuah danau. Pada kelima sisinya terdapat relief sejarah keprajuritan dari abad ke-13 sampai ke-19, misalnya peristiwa Raden Wijaya mengusir tentara Cina tahun 1292 di Jawa Timur; pertempuran di Benteng Sao Paulo tahun 1575 di Maluku; serangan Sultan Agung ke Batavia tahun 1628.

Desa Wisata disebut juga Pondok Wisata TMII. Di tempat ini terdapat 11 pondok yang diberi nama sesuai nama kesatrian pewayangan, yaitu Pondok Jodi- pati, Madukara, Sawojajar, Widara Kandang, Retawu, Pringgodani, dll. Untuk pertemuan disediakan ruang Mahabarata yang berkapasitas 300 orang.

Taman Apotek Hidup ditanami tumbuh-tumbuhan bahan baku obat-obatan tradisional. Taman ini menggambarkan tradisi nenek moyang bangsa Indonesia dalam perawatan kesehatan sejak dulu.

Di kompleks TMII tersedia pula ruang informasi, kolam renang, taman anggrek, taman kaktus yang menampilkan berbagai kaktus dengan penataan yang menarik, dll.

Incoming search terms:

  • pengertian tmii
  • Mengapa disebut Taman Mini indonesia indah
  • pengertian taman mini
  • mengapa disebut taman mini indonesia
  • mengapa disebut TMII
  • deskripsi tentang TMII
  • tentang tmii
  • arti TMII
  • apa yang dimaksud dengan tmii
  • pengertian tmii dan bagian bagiannya

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian tmii
  • Mengapa disebut Taman Mini indonesia indah
  • pengertian taman mini
  • mengapa disebut taman mini indonesia
  • mengapa disebut TMII
  • deskripsi tentang TMII
  • tentang tmii
  • arti TMII
  • apa yang dimaksud dengan tmii
  • pengertian tmii dan bagian bagiannya