Advertisement

Adalah sistem pengelolaan kawasan konservasi yang berciri khas. Kawasan tersebut dapat berupa daratan maupun perairan. Taman ini mempunyai beberapa fungsi pokok, yakni perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan hewan, serta pelestarian pemanfaatan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Selain itu, taman nasional juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan ilmu pengetahuan, pendidikan, kebudayaan, rekreasi, dan wisata alam. Karena itu, agar fungsi pokoknya dapat terlaksana, biasanya kawasan yang dipilih atau ditunjuk sebagai kawasan taman nasional adalah kawasan yang dapat mewakili semua atau hampir semua tipe ekosistem yang ada.

Pada prinsipnya, kriteria pokok taman nasional adalah sebagai berikut: (1) Taman nasional harus cukup luas. International Commission on National Parks (ICNP) menyatakan bahwa luas minimum sua- tu taman nasional tergantung pada kepadatan populasi negara yang bersangkutan; menurut Anderson (1968), luas minimumnya 1.000 are (407 hektar) atau kurang jika di dalamnya terdapat vegetasi atau satwa bernilai tinggi; (2) taman nasional harus memiliki sumber daya alam yang khas dan unik, berupa tumbuhan atau hewan, serta ekosistem dan gejala alamnya yang masih alami; (3) satu atau beberapa ekosistem yang terdapat di dalamnya secara materi tidak diubah oleh eksploitasi dan pendudukan manusia; (4) kebijaksanaan dan pengelolaan taman nasional berada pada pemerintah pusat yang bertanggung jawab penuh atas keutuhan dan keaslian alamnya; (5) taman nasional harus dibuka untuk umum bagi perkembangan pariwisata, pendidikan, budaya, dan rekreasi.

Advertisement

Taman Nasional Gunung Leuser terletak di Daerah Istimewa Aceh dan Propinsi Sumatra Utara. Luasnya sekitar 792.675 hektar. Topografinya sangat bervariasi, dari dataran rendah sampai puncak Gunung Leuser. Satwa liar yang dilindungi antara lain gajah, harimau Sumatra, badak Sumatra, orang utan, wau-wau, lutung, monyet, macan dahan, berbagai jenis burung indah, dan kupu-kupu. Selain itu, World Wildlife Fund (WWF) menjadikan Taman Nasional Gunung Leuser sebagai Pusat Rehabilitasi Orang Utan.

Taman Nasional Ujung Kulon terletak di semenanjung berbentuk segi tiga di ujung barat Pulau Jawa. Luasnya sekitar 78.619 hektar, termasuk Pulau Peu- cang, Pulau Panaitan, dan Pulau Krakatau. Di dalam kawasan ini terdapat hutan hujan tropis dataran rendah, hutan bakau, hutan rawa air tawar, dan hutan pantai. Satwa liar yang dilindungi terutama badak jawa. Namun, taman nasional ini juga dihuni banteng, macan tutul, buaya, kijang, rusa, dan babi hutan, kera, surili, owa, dan burung merak. Selain itu, ekosistem terumbu karang di sekitar Pulau Peucang dan Fulau Panaitan serta aktivitas vulkanik di Krakatau terma- M suk bagian dari taman nasional ini.

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango terletak g di Propinsi Jawa Barat dan mencakup Gunung Gede jl (2.958 meter di atas permukaan laut), Gunung Pang- jg rango (3.019 meter), dan punggung gunung sebagai || penghubung kedua gunung tersebut sepanjang 2.500 \ meter. Luasnya 15.000 hektar.

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango mewakili tipe hutan hujan tropis pegunungan dan tumbuhan p junungan tinggi. Berdasarkan ketinggian daerahnya. ada tiga zone tumbuhan, yakni zone submontana

( 1 .000 – 1 .500 meter) dan monta- na (1.500-2.400 meter) yang ditumbuhi pohon- pohon tinggi, seperti jamuju, rasa- mala, dan puspa; dan zone subalpin (lebih dari 2.400 meter) yang ditumbuhi oleh tumbuhan kerdil, antara lain cantigi gunung dan bunga edelweis. Satwa liar yang menghuni taman ini antara lain macan tutul, kijang, babi hutan, anjing hutan, kera, surili, lutung, owa, dan sekitar 245 jenis burung.

Taman Nasional Baluran terletak di ujung timur Pulau Jawa. Luasnya 25.000 hektar. Kawasan ini mewakili habitat beriklim musim kemarau yang cukup panjang, sehingga daerahnya didominasi oleh sabana. Kawasan ini ditumbuhi sekitar 422 jenis tumbuhan yang tercakup dalam 87 suku, namun hanya satu jenis yang langka dan hanya ada di sini, yakni dadap merah. Satwa liar yang dapat ditemukan di sini antara lain b- :eng, kerbau liar, rusa, babi hutan, macan tutul, kijang, lutung, monyet ekor panjang, dan anjing hutan serta sekitar 147 jenis burung.

Taman Nasional Komodo terletak di Pulau Komodo, yakni di antara Pulau Sumbawa dan Pulau Flores, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Luasnya 75.000 hektar, termasuk Pulau Padardan Pulau Rinca. Satwa liar yang menjadi hewan lindung’di kawasan ini adalah komodo, yang termasuk reptilia purba.

Incoming search terms:

  • definisi taman nasional

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • definisi taman nasional