Advertisement

Lebih dikenal istilah Inggrisnya skin grafting, adalah penanaman kulit sehat dari bagian tubuh lain ke bagian tubuh yang kulitnya rusak. Tindakan ini diperlukan, misalnya, pada luka bakar yang luas di bagian tubuh terbuka, agar tidak terbentuk jaringan parut yang mengakibatkan rasa rendah diri penyandangnya.

Kulit yang ditanamkan dapat berasal dari orang lain (homograft). atau dari saudara kembar (isograft), namun lebih sering berasal dari bagian tubuh sendiri (autograft). Kulit yang ditanamkan mungkin kulit di sekitar kulit yang rusak. Kulit ini ditarik untuk menutupi bagian yang rusak sampai melekat dan tumbuh dengan baik, lalu dilepaskan dan dibiarkan menutupi luka secara sempurna. Cara lain adalah mengambil selembar kulit yang dilepaskan dari bagian tubuh lain untuk kemudian dipasang dan ditanamkan pada bagian tubuh vang kulitnya rusak. Kulit yang diambil dapat setebal jaringan kulit atau sebagian ketebalannya.

Advertisement

Advertisement