Advertisement

Suatu produk fermentasi kedelai yang digunakan sebagai bumbu atau bahan masakan. Kedelai yang bebas dari kotoran dan bijian lain dikuliti dan kemudian dimasak sehingga matang. Pada kedelai ini dibiarkan tumbuh cendawan, Fermentasi dilanjutkan dengan mencampur kedelai ini dengan air garam, dan hasilnya dibubuhi air gula dan disterilkan.

Kedelai direndam dengan air dingin selama setengah hari, kemudian kedelai direbus sampai setengah matang. Kedelai diremas-remas untuk menyingk >kan kulitnya. Kedelai ini kemudian direbus sampa matang dan ditiriskan. Sementara itu air rebusan akan digunakan sebagai pelarut garam. Setelah dingin kedelai dicampur dengan tepung beras dan ketan yang telah disangrai. Campuran ini ditaruh di atas tampah dengan alas daun pisang dan ditutup dengan daun pisang, kemudian diselimuti dengan goni selama sekitar tiga hari.

Advertisement

Tiap hari selama pemeraman campuran diaduk- aduk agar memperoleh udara segar. Setelah cukup banyak cendawan tumbuh, campuran dijemur sampai kering. Dengan tangan cendawan dibuang sedapat- nya. Campuran ini kemudian direndam dengan air rebusan tersebut di atas, yang telah dijenuhi dengan garam. Campuran ini ditaruh dalam botol atau stoples bersih yang disumbat dengan kapas atau kain kasa secara longgar. Tiap hari botol-botol ini dijemur sampai empat hari. Setelah itu penjemuran diteruskan selama dua minggu, dan air yang berkurang diganti dengan air gula. Kira-kira akan dibutuhkan satu kilogram gula pasir untuk lima kilogram kedelai.

Botol beserta isinya disterilkan dengan morbus dalam dandang. Selesai pensterilan botol ditutup kedap, kemudian dibiarkan dingin.

Advertisement