Advertisement

Subras  Dari ras Australomeianesid yang menghuni Pulau Tasmania dan beberapa bagian Benua Australia. Kelompok ini sebenarnya sudah punah pada abad ke-19, dengan meninggalnya anggota kelompok terakhir, seorang perempuan bernama Tru- ganini, pada tanggal 8 Mei 1876; sedangkan sisa yang ada sekarang merupakan campuran Tasmanid dengan Kaukasid.

Ciri-cirinya kulit berwarna hitam atau cokelat tua; rambut berbentuk seperti wol atau ikal dan berwarna hitam; bulu badan dan janggut sedang atau lebat; kepala berbentuk lonjong dan berukuran kecil, tetapi lebih lebar dan rendah dibandingkan Australid; tulang dahi sempit; tulang pendinding lebih menonjol; tulang kening menonjol dan kuat, namun tidak sebesar pada Australid; atap tengkorak berbentuk seperti tenda dan berlunas di bagian atas; muka lebar, pendek, dan lebih rendah; rongga mata rendah; ketonggosan sedang; hidung lebar, besar dan sangat pendek, serta pesek; ujung hidung sangat tebal dengan sayap mekar; kapasitas otak sekitar 1.247 – 1.264 sentimeter kubik. Tinggi badan 1,56 – 1,71 meter. Badan berkembang sangat baik, berotot, buah punggung dan perut menonjol, anggota badan ramping dengan kaki ramping.

Advertisement

Di daratan Australia terdapat juga kelompok-kelompok menyerupai Tasmanid, tersebar di hutan hujan lebat di Cairns dan Aberton Tableland, Queensland. Kelompok tersebut dapat juga dinamakan Tas- manoid. Ciri-cirinya, antara lain, kulit berwarna lebih gelap daripada kelompok Murrid, tetapi lebih muda dari Carpentarid; rambut ikal atau keriting; bu:u badan dan janggut jarang; kepala berbentuk dan berukuran lebih kecil daripada kepala Australid, tetapi relatif lebar; muka kecil pendek; mata berwarna cokelat tua mencolok; telinga kecil dengan cuping telinga kecil dan melekat; tinggi badan rata-rata 1,56 meter

Advertisement