Advertisement

Suatu jenis rumput besar yang tumbuh tegak dengan tinggi sampai 6 meter. Batangnya pacat tidak berongga; berwarna hijau, kuning atau keunguan; berdiameter sampai 5 sentimeter; serta beruas-ruas dan berpermukaan berlilin. Daunnya menggaris; panjang, nya mencapai 1,25 meter dan lebarnya 5 sentimeter pelepahnya berambut panjang dan tajam. Bunganya yang berwarna putih tersusun dalam malai yang muncul dari ujung batang; panjang malainya mencapai 80 sentimeter, sedangkan panjang cabang-cabangnya mencapai 3 sentimeter.

Tanaman ini sudah dibudidayakan secara besar-besaran terutama untuk diambil gulanya. Kandungan gulanya 7-20 persen; kandungan yang terbanyak terdapat pada batang bagian bawah, yakni sampai 20 persen. Gula ini terdiri atas, antara lain, 0,4 persen fruktosa dan 2 persen laktosa. Selain itu, air tebu yang kaya vitamin B digunakan pula untuk mengobati sakit perut, melegakan tenggorokan, dan membersihkan luka. Air tebu yang dicampur akar alang-alang berkhasiat sebagai obat cuci darah. Akar tebu juga dimanfaatkan untuk obat kuat dan diuretik.

Advertisement

Diperkirakan daerah asal tebu adalah Pulau Irian; lalu tanaman ini menyebar ke seluruh daerah tropika di Dunia Lama. Baru tahun 700 – 900 pedagang Arab menyebarkannya ke daerah Laut Tengah, sedangkan tahun 1400-an pelaut Spanyol dan Portugis membawanya ke Hindia Barat, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Pembudidayaan tebu sudah berlangsung i-jbuan tahun yang lalu, misalnya di India dan kepulau- an di Pasifik Selatan. Kini, pembudidayaannya sudah berlangsung di seluruh daerah tropika, terutama Kuba, India, Hawaii, Filipina, Taiwan, dan Indonesia, jslegara penghasil tebu utama dunia, antara lain, Brasil, India, Kuba, Cina, dan Meksiko.

Tebu termasuk tanaman daerah tropika yang mempunyai suhu udara rata-rata 24 – 30°C dan curah hujan per tahun 1.000- 1.500 milimeter. Jika pembudidayaannya berlangsung pada daerah dengan curah hujan rendah, diperlukan sistem irigasi. Tanah yang d ukainya adalah tanah subur dan gembur, pada dataran rendah sampai ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut. Tebu diperbanyak dengan biji, setek batang, atau setek ujung.

Masa penanaman biasanya bulan Juni – Juli. Petani tebu dapat memetik hasil panennya bila tebu mulai berbunga, biasanya ketika berusia 8-16 bulan. Di negara berkembang, seperti Indonesia, pemanenan dilakukan secara manual, dengan menggunakan peralatan tradisional, misalnya golok; sedangkan di negara maju, seperti Australia dan Amerika Serikat, tebu dipotong dengan mesin pemotong. Tebu ditebas pada bagian oatang dekat tanah dan daunnya pun dipotong. Selanjutnya tebu segera dibawa ke pabrik untuk kemudian diolah menjadi gula. Lihat lebih lanjut GULA.

Di Indonesia, tebu merupakan salah satu tanaman industri yang bernilai ekonomi cukup tinggi, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan masyarakat. Pembudidayaannya dikelola oleh perkebunan rakyat, perkebunan besar negara, dan perkebunan besar swasta. Hampir semua propinsi di seluruh Indonesia, kecuali Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Tengah, Sulawesi l ara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan DKI Jakarta, memiliki perkebunan tebu. Berdasarkan Statistik Perkebunan Indonesia 1984- 1989, diperkirakan pada tahun 1989, Indonesia memproduksi 2.283.095 ton dari perkebunan seluas 355.708 hektar. Propinsi penghasil tebu terbanyak adalah Jawa Timur dengan produksi 1.278.742 ton dan luas areal perkebunan 170.983 ton.

Klasifikasi Ilmiah. Tebu termasuk suku Poaceae (rumput- rumputan); nama ilmiahnya Saccharum officinarum.

Incoming search terms:

  • yhs-1
  • pengertian tebu
  • Pengertian tanaman tebu
  • definisi tebu
  • tebu adalah
  • pegrtian tebu
  • pengerianperkebunantebu
  • Pengertian dan jenis tanaman tebu
  • hok tanaman tebu arti
  • tegese tebu

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • yhs-1
  • pengertian tebu
  • Pengertian tanaman tebu
  • definisi tebu
  • tebu adalah
  • pegrtian tebu
  • pengerianperkebunantebu
  • Pengertian dan jenis tanaman tebu
  • hok tanaman tebu arti
  • tegese tebu