Advertisement

Suatu jenis gulma berupa terna pendek atau menjalar di permukaan tanah, sehingga panjang batangnya dapat mencapai 1 meter atau lebih. Perbungaannya yang muncul di ketiak daun berben- tuk bongkol dan tidak bertangkai. Bunganya berwarna putih atau keunguan; sedangkan bijinya kehitaman. Di Indonesia, gulma yang tersebar luas di daerah tropika ini tumbuh di seluruh kepulauan. Perawakannya sangat plastis, mengikuti tempat tumbuhnya. Di daerah kering atau kurang air, terna ini bertubuh kerdil dengan daun kecil dan berakar dalam. Di daerah yang cukup berair, perawakannya relatif besar dengan daun lebar, dan perakarannya tidak terlalu dalam. Gulma ini tumbuh di kebun, lahan terbuka, sawah, tepi sungai, dan parit, dari daerah pantai sampai daerah berketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut.

Telantaga dianggap berkhasiat obat. Rebusan tumbuhan ini digunakan sebagai obat penyakit kejang-kejang, kompres pendingin untuk penderita demam, dan kadang-kadang obat penguat rambut dan pencegah ubanan. Di Jawa Tengah telantaga biasa dimakan sebagai sayur atau sebagai urap. Di daerah Pasundan, » daun yang masih muda dimakan sebagai lalap. Orang Taiwan menggunakannya sebagai obat sakit ginjal, obat untuk melegakan dari perasaan tidak enak badan, dan obat tambah darah. Di Semenanjung Malaya, orang menggunakan remasan daunnya untuk menutup luka pada tubuh.

Advertisement

Advertisement