Advertisement

Seperti juga telepon, sampai tahun 1979. an masih menjadi tulang punggung komunikasi bisnis di seluruh dunia. Sistem transmisi teleks berkembang sejalan dengan kemajuan teknologi telekomunikasi. Perusahaan besar pada umumnya memiliki perangkat teleks, karena transaksi cepat dari jarak jauh akan lebih dapat dipercaya jika dilakukan secara tertulis yang, antara lain, dikirimkan melalui sistem transmisi pesawat ini. Mulai tahun 1980-an, pesawat faksimili dan Sistem atau Sambungan Komunikasi Data Paket (SKDP), yakni komunikasi antara dua komputer atau lebih melalui saluran telepon yang disewakan, mulai menyaingi teleks sebagai alat telekomunikasi di bidang bisnis.

Pesawat teleks sebenarnya adalah perangkat telegrap yang memakai papan ketik (keyboard) dengan huruf dan tanda baca seperti mesin ketik biasa. Berbeda dengan pesawat telegrap yang operatornya mengirimkan atau menerima pesan langsung dalam kode tertentu (biasanya kode Morse), operator pesawat teleks mengetikkan pesannya melalui papan ketik seperti mesin tulis biasa. Pengetikan huruf, angka atau tanda baca, yang disebut karakter, pada pesawat teleks akan menyebabkan timbulnya pulsa listrik, yang besar arusnya tidak selalu sama.

Advertisement

Pulsa dengan besar arus tertentu biasanya disebut mark, dan pulsa yang besar arusnya lebih rendah atau tanpa arus disebut space. Apabila tombol A, misalnya, ditekan, sistem mekanik papan ketik menyebabkan rangkaian listrik di dalam pesawat teleks mengeluarkan pulsa listrik dengan urutan sebagai berikut: space, space, space, mark, mark.

Pulsa yang dihasilkan oleh papan ketik itu mengikuti suatu sistem abjad yang memakai lima sandi untuk setiap karakter. Kelima sandi itu disebut pulsa informasi. Pulsa-pulsa yang mewakili karakter itu dikirimkan melalui kabel saluran teleks. Pesawat penerima menerjemahkan pulsa listrik yang datang jtu dan mengubahnya secara mekanis ke pesawat pencetak yang menuliskan pesan ini dengan memakai abjad Latin.

Abjad Baudot, Murray, dan ASCII. Sistem lima sandi itu disebut kode atau abjad Baudot, yang telah disahkan sebagai abjad untuk transmisi teleks oleh Komite Konsultatif Telegrap dan Telepon Internasional, suatu badan di bawah International Telecommunications Union (ITU). Di Amerika Serikat, abjad Baudot oleh Komisi Komunikasi Federal didaftarkan sebagai International Telegraph Alphabet Number i (ITA Number 2).

Di Inggris, sistem yang dipakai sangat mirip dengan Baudot dan disebut abjad Murray, sesuai dengan

nama penemunya, Donald Murray.

ITU juga mengesahkan sistem abjad lain, yang dikeluarkan oleh American Standard Code for Information Interchange (ASCII). Abjad ASCII terdiri atas Riapan karakter informasi, yang pengiriman karakternya juga didahului oleh karakter mulai dan diakhiri dengan karakter selesai.

pengganti Telegrap. Alat teleks diciptakan untuk mengganti pesawat telegrap, yang hanya dapat memberikan abjad yang masih tersandi dalam sistem abjad tertentu dan tidak memberikan bentuk tulisan berabjad Latin yang langsung dapat dibaca. Teleks, atau secara teknis disebut teletypewriter, disingkat TTY, disempurnakan pada tahun 1900 oleh beberapa ahli teknik antara lain Sterling, Joy Morton, Charles C. Krum, dan Edward E. Kleinschmidt dari Amerika Serikat. Keberhasilan penyempurnaan teletypewriter (atau lebih umum disebut teletype saja) pelan-pelan menyebabkan alat telegrap yang berbasis abjad Morse tergeser dari dunia bisnis.

Kegunaan pesawat teleks sangat disadari oleh kalangan pers. Mereka pulalah yang pertama kali menggunakannya secara komersial pada tahun 1915. Kantor berita United Press dari Amerika Serikat memakai teleks sejak tahun 1917. Disusul kemudian oleh kalangan industri dan pemerintahan, perusahaan perjalanan kereta api, penerbangan, dan perminyakan.

Pesawat teleks, seperti layaknya pesawat telepon, mempunyai nomor sendiri-sendiri. Setiap pesawat di-hubungkan secara temporer dengan suatu sistem pe-nyambungan di sentralnya. Apabila sebuah pesawat teleks ingin berhubungan dengan pesawat lain, operator teleks pengirim memutar nomor teleks rekanannya. Sentral teleks yang menerima permintaan saluran mengatur hubungan sesuai dengan keadaan, apakah saluran sedang sibuk atau tidak. Pengaturan komunikasi teleks sama seperti dalam komunikasi telepon. Sistem hubungan teleks demikian disebut teletype writer exchange service atau TWX. Umumnya layanan TWX mempunyai kecepatan kirim sebesar 60 atau 100 kata per menit.

Indonesia dan negara-negara lain menyelenggarakan layanan teletype terbatas, yang hanya dilakukan antara dua atau lebih pesawat teleks melalui saluran transmisi telegrap yang selalu siap dipakai. Saluran ini seolah-olah milik pribadi pelanggan, yang dapat dipakai setiap saat. Sistem layanan seperti ini disebut leased tine atau private line, yang menyediakan kecepatan transmisi sebesar 60, 75, dan 100 kata per menit.

Sistem teleks modern memungkinkan pesawat teleks mengirimkan berita yang sama kepada beberapa nomor teleks secara simultan. Apabila salah satu nomor sedang sibuk, data yang sudah dikirim akan disimpan oleh sentral teleks untuk diteruskan setelah kesibukannya berakhir. Sistem penyambungannya diatur oleh komputer secara penuh. Sistem ini disebut store and forward call dan partial clear down telex.

Radioteletype. Setelah Perang Dunia II, banyak pesawat teleks yang semula digunakan untuk perang roenjadi barang murah yang dijual dengan harga rendah. Para amatir radio melihatnya sebagai peluang baru untuk memuaskan semangat bereksperimennya. Mekanisme teletypewriter “diacak-acak” sedemikian r”Pa sehingga pulsa listriknya dapat menggerakkan Mekanisme pemancar yang akan memancarkan sinyal pada saat dikirimkan mark dan memutuskan sinyal ketika dikirimkan space. Dengan demikian, teletypewriter yang harganya murah itu dapat digunakan melalui transmisi radio dengan cara membuka dan menutup pancaran gelombang radio-Repotnya adalah, ketika terjadi pemutusan pancaran, sering kali terjadi derau yang derajat sinyalnya hampir sama atau bahkan lebih besar daripada ketika mark dipancarkan, sehingga stasiun radio lawan akan sulit membacanya. Cara mengirimkan pesan teleks seperti itu disebut OOK, on-off-keying. Kemudian dicari cara yang lebih baik, yakni dengan mengubah frekuensi gelombang pembawanya.

Teletype yang transmisinya menggunakan gelombang radio itu disebut radioteletype, disingkat RTTY. RTTY sampai sekarang masih menjadi sarana komunikasi yang populer di kalangan amatir radio. Sistem ini pun digunakan oleh kalangan perdagangan, pemerintahan, dan militer.

Tor dan Amtor. Teletype atau teleks tidak lagi hanya mengandalkan sistem kabel, baik di darat maupun di laut. Meskipun RTTY yang menggunakan sistem FSK atau AFSK cukup handal untuk komunikasi radio, penyempurnaan berjalan terus. Salah satunya adalah sistem yang dikembangkan oleh dinas perkapalan, yang berusaha agar sinyal yang dikirimkan sampai dengan benar di tempat tujuan dengan cara memeriksa kembali sinyal yang dikirimkan. Dengan demikian, akan diperoleh komunikasi TTY yang be- bas-kesalahan. Di dunia maritim, sistem komunikasi teleks ini disebut TOR, teleprinting over radio. Di kalangan amatir radio berkembang AMTOR, amateur teleprinting over radio.

Alat-alat komunikasi TTY seperti TOR/SITOR, AMTOR, dan lain-lain sudah tidak menggunakan prinsip-prinsip yang kuno melainkan mengikuti perkembangan kemajuan elektronika. Pembangkit pulsa yang rumit sudah digantikan dengan beberapa chip yang dikontrol oleh prosesor mikro dengan memori yang sangat besar.

Bentuk pesawat teleks modern sudah tidak berbeda dengan komputer pribadi (PC) yang sekarang mulai membanjiri rumah tangga keluarga menengah Indonesia. Bahkan RTTY untuk keperluan militer sudah demikian canggih sehingga pihak musuh hampir tidak mungkin memecahkan sandi yang dikirimkan.

Perusahaan Motorola dewasa ini bercita-cita untuk menciptakan pesawat telepon sebesar HT (handie-talkie) untuk komunikasi global. Jika cita-cita itu dapat terwujud, tidaklah mustahil seorang eksekutif perusahaan di Jakarta melakukan wawancara lewat telepon dengan seorang wartawan majalah bisnis di London sambil menerima teleks dari rekanannya di Brasil.

Incoming search terms:

  • Pengertian teleks
  • pengertian telex
  • teleks
  • mesin teleks
  • tombol pada telex dan fungsinya
  • fungsi telex
  • Teleks adalah
  • fungsi mesin telex
  • mesin telex
  • pengertian mesin telex

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • Pengertian teleks
  • pengertian telex
  • teleks
  • mesin teleks
  • tombol pada telex dan fungsinya
  • fungsi telex
  • Teleks adalah
  • fungsi mesin telex
  • mesin telex
  • pengertian mesin telex