PENGERTIAN TEORI CHAOS DAN KETERBATASAN DALAM PEMAHAMAN DAN PREDIKSI

98 views

PENGERTIAN TEORI CHAOS DAN KETERBATASAN DALAM PEMAHAMAN DAN PREDIKSI – Kutipan ini merupakan esensi teori chaos, suatu posisi yang menyatakan bahawa berbagai kejadian besar (seperti suatu sistem badai) dapat dipengaruhi oleh berbagai kejadian yang tidak terduga dan tampak tidak berarti (turbulensi udara yang diciptakan oleh seekor kupu-kupu yang sedang terbang). Perspektif teori chaos menafikan kemampuan para ilmuwan untuk dengan yakin memprediksi akibat jangka pan jang dari perubahan yang tampaknya kecil dalam berbagai kejadian (Gleick, 1987). (Dalam pandangan kami, teori chaos lebih merupakan paradigma dari-pada sebuah teori). Dunia memiliki kompleksitas yang hampir tidak dapat dipahami, dan kita memiliki keterbatasan untuk dapat memprediksi dan menje-laskan semua hal. Kita semua pernah merasa frustrasi, bahkan terganggu, dengan laporan cuaca—adalah suatu lelucon untuk menyalahkan meteorolog atas prakiraan cuaca baik yang ternyata salah. Namun, apresiasi terhadap banyak faktor yang berperan dalam perkembangan atau pergerakan suatu sistem badai menjustifikasi toleransi yang lebih besar terhadap keterbatasan para peramal cuaca tersebut.
Dalam ilmu pengetahuan tentang manusia tam-paknya sesuai untuk memandang tugas kita berda-sarkan teori chaos (a.l., Duke, 1994; Gregerson & Sailer, 1993), atau sebagaimana diistilahkan lebih luas oleh beberapa orang, studi kompleksitas (Mahoney, 1991; Mahoney & Moes, 1997). Bahkan, jika kita mengetahui semua variabel yang mengendalikan perilaku—dan tidak ada seorang pun yang akan mengklaim demi kian—kemampuan kita untuk memprediksi akan dibatasi oleh banyak faktor yang tidak terduga dan tidak dapat dikendalikan yang mungkin memengaruhi seseorang selama beberapa waktu. Orang-orang tidak bertindak dalam ruang sosial lebih dari kemampuan mereka untuk bertahan dalam ruang fisik. Kita berinteraksi dengan orang lain sepanjang waktu, dan sangat banyak faktor yang terus menerus memengaruhi para individu sehingga jelas sangat riskan untuk memprediksi lingkungan sosial di mana individu terkait berada. Konsekuensinya, sangat sulit untuk dengan yakin menciptakan pernyataan sebab-akibat yang sederhana sekalipun.

Sejalan dengan kajian kita terhadap berbagai teori dan bukti-bukti tentang penyebab perilaku abnormal dan cara mencegah atau menanganinya, kita akan sering menemukan kompleksitas dan keterbatasan upaya untuk menjelaskan dan memprediksi. Pem-bahasan kita mengenai intervensi secara khusus perlu ditinjau dari perspektif chaos. Para terapis keterbatasan kontak dan kendali ata–para pasien mereka, bahkan yang dirawat di rumah sakit, yang menjalani hidup mereka dari waktu ke waktu dalam interaksi kompleks dengan orang-orang lain yang dari waktu ke waktu juga dipengaruhi oleh ratusan faktor yang sangat tidak mungkin diantisipasi, apalagi di kendalikan. Ini bukan berarti menerima chaos sebagai suatu tujuan—kami bukanlah nihilis ilmiah; namun kami ingin menyarankan untuk sedikit rendah hati, bahkan takut, dalam suatu wilayah yang berasumsi untuk mencoba memahami berbagai keanehan kondisi manusia, terutama ketika segala sesuatu menjadi kacau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *