PENGERTIAN TEORI PSIKOANALISIS – Teori psikoanalisis berpendapat bahwa konflik-konflik tertentu dan kondisi emosional negatif yang terkait dengannya memicu terjadinya gangguan psikofisiologis. Dari beberapa teoris psikoanalisis yang telah mempelajari gangguan psikofisiologis, Franz Alexander memberikan dampak terbesar. Menurutnya setiap gangguan psikofisiologis merupakan akibat kondisi emosional yang tidak disadari yang spesifik bagi gangguan tersebut. Contohnya, impuls-impuls hostile yang ditekan dianggap menciptakan kondisi emosional kronis yang bertanggung Jawab terhadap hipertensi esensial.

Pembendungan impuls-impuls hostile ahan terus terjadi dan secara honsehuensi intensitasnya ahan meninghat. Hal ini ahan menyebabhan berhembangnya tindahan defensif yang semahin huat untuh menjaga agar agresi yang ditehan tidah muncul he permuhaan. Karena tinghat hambatan yang tinggi, para pasien tersebut hurang efehtif dalam pekerjaan mereka sehingga cenderung gagal berhompetisi dengan orang lain…timbul rasa iri dan perasaan tidah suka terhadap orang yang lebih suhses, para hompetitor

yang hanya sedihit mengalami hambatan semakin intensif.
Alexander memformulasikan teori mengenai kemarahan yang tidak diekspresikan ini, atau teori kemarahan ke dalam (anger — in theory), berdasarkan observasinya terhadap para pasien yang menjalani psikoanalisis. Hipotesisnya terus diupayakar. untuk dibuktikan dalam berbagai studi masa kini mengenai berbagai faktor psikologis dalam hipertensi esensial, seperti telah dibahas secara singkat.

Filed under : Bikers Pintar,