Advertisement

PENILAIAN TERHADAP PEREKONOMIAN PASAR DI JERMAN – Salah satu inti tatanan perekonomian pasar adalah sesuai bagi masyarakat jika terdapat tujuan-tujuan kemasyarakatan, tormasuk kebebasan untuk mengembangkan perekonomian dan menentukan sendiri kegiatan ekonomi yang dikehendaki-nya, yang menempatkan setiap individu atau kelompok sosial (lapat memiliki kemungkinan ruang gerak yang besar dan bebas dari campur tangan negara, dimana dapat diharapkan adanya usaha yang bijaksana untuk mengimbangkan kepentingan yang berbeda antara masyarakat dan perorangan, antar kelompok sosial dan antar perorangan dan dilakukannya usaha dekonsentrasi terhadap kekuasaan politik dan ekonomi. Dari sudut pandang filsafat liberal, keunggulan politis dari sistem perekonomian pasar adalah pertama, dibatasinya kekuasaan politik dan ekonomi negara bagi warga; kedua, tingginya kadar kebebasan formal dan material bagi para pelaku ekonomi, terutama jika kondisi tertentu terpenuhi untuk peluang awal berusaha bagi para pelaku ekonomi dan juga dalam hal pendistribusian pendapatan; ketiga, adanya proteksi terhadap landasan ekonomi bagi tercapainya kebebasan pribadi dan politik, seperti kebebasan pers, kebebasan mengeluarkan pendapat, kebebasan bergerak, kebebasan beragama; keempat, desentralisasi kekuasaan ekonomi.

Keunggulan ekonomi dari prinsip perekonomian pasar telah dibuktikan oleh sejarah, yang hanya terletak pada kemampuan menghidupkan kegiatan ekonomi di masyarakat sesuai keinginan konsumen, sekaligus sebaik mungkin mengurangi keterbatasan barang melalui rasionalitas ekonomi yang tinggi dalam proses perekonomian, yang artinya melalui peningkatan dan tingginya kualitas produktivitas. Dari sekian banyak alasan penyebab kemampuan tersebut, di antaranya:

Advertisement

kannya seperti yang terjadi pada sistem perekonomian terpusat, tapi lebih pada bagaimana mereka mengerjakannya, yaitu desentralisasi dan bebas. Paling menentukan adalah pertama, bahwa di dalam sistem perekonomian pasar, ada kebebasan untuk mengumpulkan pengetahuan dan informasi, guna mewujudkan konsep dan melaksanakannya dalam persaingan bebas, jauh lebih besar dibandingkan dengan sistem perekonomian terpusat. Kedua, persaingan itu tidak hanya merupakan sarana pendorong kemajuan, tapi juga sebagai pilihan terbaik dari berbagai gagasan. Di dalam sistem perekonomian terpusat, ketersediaan sarana untuk tujuan penelitian pilihan sendiri terbatas, begitu juga kebebasan memilih tujuan penelitian dan tujuan perekonomian bagi para pelaku ekonomi. Pembatasan sarana yang ada, serta ruang gerak bertindak ini, merupakan persyaratan untuk dapat, walaupun tidak sepenuhnya, mewujudkan perencanaan terpusat.

Argumentasi ini tidak dapat dibantah lagi, walaupun ada keberhasilan yang terbatas di bidang perekonomian dan teknik pada sistem perekonomian terpusat. Meskipun banyak keberhasilan yang bermutu tinggi di bidang-bidang tertentu, seperti teknik persenjataan dan ruang angkasa yang telah dicapai melalui konsentrasi yang dikendalikan negara untuk tujuan tertentu, tetapi tetap bukan merupakan ukuran, seberapa jauh dapat diwujudkannya kemajuan masyarakat. Karena kemajuan ini paling tidak jika diukur menurut standar perekonomian Barat, pertama, harus menjangkau luas pereko-nomian dan teknologi dan kedua, menjangkau penghidupan pribadi masyarakat.

Desentralisasi penemuan, pengumpulan, dan penggunaan Informasi dan pengetahuan itu menguntungkan, bukan hanya karena informasinya yang terinci dan tepat mengenai satuan terkecil dari masyarakat (individu dan keluarga), yang akan dapat mengungkapkan dan memenuhi kebutuhan mereka, tetapi juga penemuan dan pengolahan informasi perekonomian ynng didesentralisir lebih murah dan tepat dibandingkan kogiatan yang tersentralisir.

Masalah model perekonomian pasar terletak pada dua bidang, yaitu di bidang sosial dan dalam pengendalian keseluruhan dalam arti perkembangan ekonomi yang ‘.eimbang, jika mungkin, bebas dari fluktuasi dan menjamin masa depan masyarakat dengan menggunakan sepenuhnya semua faktor perekonomian. Karena masalah sosial telah dibahas pada bagian pertama, IV, A, maka selanjutnya hanya ikan dibahas masalah yang berkaitan dengan pengendalian keseluruhan.

Dari alasan-alasan yang tidak dikemukakan di sini, seperti misalnya tidak turunnya tingkat upah serta adanya keharusan untuk menjamin berfungsinya perekonomian melalui keputusan politik yang harus selalu dilakukan (antara lain dalam sektor transportasi dan pendidikan), dan sistem lainnya secara keseluruhan harus dikendalikan juga melalui kebijakan i’konomi. Pengendalian ini pada dasarnya dimungkinkan. Namun lebih sulit dan memerlukan kemampuan politik yang tinggi untuk mengendalikan sistem perekonomian pasar dibandingkan perekonomian terpusat. Karenanya pada kasus pertama dalam kebijakan konyunktur, struktur dan pertumbuhan harus bekerja dengan instrumen kebijakan ekonomi yang canggih, menarik, dan memikat serta keberhasilan politik tergantung dari reaksi anggota masyarakat yang tidak dikontrol negara, sedangkan dalam perekonomian terpusat dioperasikan dengan sarana perintah yang mengikat dan paksaan. Masalah kebijakan perekonomian tidak dibahas di bagian ini.

Akhirnya, ada titik kelemahan model perekonomian pasar yang perlu dikemukakan di sini.

Pada sistem perekonomian pasar yang keras, perilaku pelaku ekonomi dalam mengejar keuntungan yang ditandai oleh sikap tidak adanya tenggang rasa dapat menjurus kepada iklim sosial yang menghapuskan nilai-nilai seperti solidaritas, kesediaan menolong, saling pengertian, semangat kebersama-an, berjiwa sosial, kondisi kerja yang manusiawi dan sebagainya. Oleh karenanya kelihatannya prinsip koordinasi perekonomian pasar sosial hanya dapat diterima, jika persaingan memenuhi norma-norma kualitas tertentu, artinya tidak curang, tidak menipu, tidak diskriminatif dan tidak menghancurkan dan jika secara umum diharuskannya perilaku ekonomi mendapatkan saluran hukum, yang menjamin bahwa martabat manusia dan norma keadilan sosial diterapkan di masyarakat, serta perlunya penyaluran dan pengaturan ruang gerak tindakan ekonomi terutama yang berlaku di dalam dunia pekerjaan dan profesi.

Advertisement