Advertisement

LOCAL CONTENT RULE OR RULE OF ORIGIN / PERATURAN KANDUNGAN LOKAL ATAU PERATURAN ASAL-USUL adalah ketentuan di suatu negara bahwa suatu produk hanya dapat dikatakan sebagai produk yang murni hasil produksi dalam negeri apabila produk tersebut diproduksi dengan menggunakan sebagian besar bahan- bahan dalam negeri dibandingkan dengan komponen-komponen yang didatangkan dari luar negeri. Peraturan kandungan lokal digunakan oleh pemerintah terutama untuk mencegah pengoperasian pabrik ‘obeng’ (‘screwdriver’) yaitu pabrik yang menghasilkan produk akhir dengan menggunakan komponen utama yang diimpor, yang didirikan pada negara bersangkutan untuk menghindari pembebanan TARIF (TARIFFS), KUOTA (QUOTAS) dan tindakan balasan dengan MENGENAKAN BEA (COUNTERVAIIJNG DUTIES) lainnya seandainya produk tersebut diimpor dalam bentuk barang jadi. Penerapan peraturan kandungan lokal menimbulkan beberapa masalah, khususnya proporsi dari produk jadi yang harus dipenuhi dari sumber daya dalam negeri (lihat SOURCING) sehingga produk tersebut dapat disebut sebagai hasil produksi dalam negeri, dan bagaimana tingkat kandungan lokal tersebut diukur (jumlahnya, nilai komponennya dan sebagainya). Lihat PROTECTIONISM, CERTIFICATE OF ORIGIN.

Incoming search terms:

  • pengertian peraturan kandungan lokal
  • apa yang di maksud tingkat kandungan lokal
  • pengertian kandungan lokal
  • lokal itu dalam negeri
  • kandungan lokal merupakan
  • kandungan lokal apa itu
  • contoh persyaratan kandungan lokal
  • contoh aturan kandungan lokal
  • aturan kandungan lokal
  • perlaturan kandungan

Advertisement
Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian peraturan kandungan lokal
  • apa yang di maksud tingkat kandungan lokal
  • pengertian kandungan lokal
  • lokal itu dalam negeri
  • kandungan lokal merupakan
  • kandungan lokal apa itu
  • contoh persyaratan kandungan lokal
  • contoh aturan kandungan lokal
  • aturan kandungan lokal
  • perlaturan kandungan