Advertisement

Berbeda dari Nominalisme dan Realisme

1. Konseptualisme berbeda dari nominalisme yang lebih tua, karena konseptualisme tidak hanya menerima nama-nama umum, tetapi juga konsep-konsep universal. Namun berbeda dengan realisme, konseptualisme menyangkal bahwa terdapat sesuatu dalam realitas yang berkaitan dengan konsep universal. Kalau ini diartikan dalam pengertian bahwa dalam dunia barang-barang hanya terdapat individu, maka tidak akan ada keberatan terhadapnya. Konseptttalisme bahkan maju lebih jauh dengan menegaskan bahwa apa yang tiada secara mutlak dalam tata objektif bersepadan dengan konsep-konsep universal, atau apa yang bersepadan dengannya, tidak mempunyai makna bagi pengetahuan kita terhadap barang-barang. Konseptualisme muncul daJam abad ke-14 sebagai reaksi terhadap suatu bentuk realisme yang terlampau menekankan kehadiran hal universal dalam barang-barang.

Advertisement

2. Menurut William Oekham, konsep universal merupakan suatu tanda alamiah, misalnya, asap merupakan suatu tanda dari api. Realitas asap tidak direalisasikan secara identik dalam barang tersebut, tetapi hanya menyerupainya. Tetapi dalam peniikiran, asap sesungguhnya menggantikan api tersebut, dan ia menggantikan setiap individu dalam keseluruhannnya. Kemudian para pemikir malah menghilangkan kaitan alamiah dari tanda itu dengan barang tersebut. Bagi mereka konsep universal hanya merupakan suatu instrumen dalam pemisahan logis dan penataan barang-barang. Konseptualisme empiris filsafat kehidupan juga termasuk di sini, dan memandang konsep baku tidak be- sar nilainya bagi pengetahuan tentang realitas yang terus berubah. Sedangkan konseptualisme rasionalistik menekankan keniscayaan dan universalitas pengetahuan konseptual. Namun pandangan yang belakangan ini tidak menemukan landasan keniscayaan ini dalam barang-barang dan esensinya. Sebaliknya ia menemukan landasan itu dalam fungsi a priori dari subyek, sehingga sesungguhnya barang-barang dalam diri- nya sendiri tidak diketahui. Salah satu akibat dari sikap/posisi filosofis terhadap konseptualisme ialah munculnya desakan untuk menekankan individualisme.

3. Para Skolastik mencoba mendamaikan dua ekstrem: konseptualisme dan realisme yang ketat. Mereka mengemukan bahwa isi dari konsep abstrak itu diaktualisir dalam objek tertentu, tetapi secara lain. Yaitu, isi konsep itu diaktualisir dalam suatu kesatuan nyata dengan determinasi-determinasi lain yang tidak masuk dalam konsep itu. Dan teori itu menyatakan bahwa bentuk eksistensi abstrak konsep itu tidak pernah dapat bertalian dengan hal-hal tertentu itu.

Incoming search terms:

  • makalah kajian makna berdasarkan pandangan realisme dan nominalisme
  • nominalisme dan realisme
  • Paham phe nominalisme dan realisme
  • realisme dan nominalisme adalah

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • makalah kajian makna berdasarkan pandangan realisme dan nominalisme
  • nominalisme dan realisme
  • Paham phe nominalisme dan realisme
  • realisme dan nominalisme adalah