Advertisement

Perkembangan Biologi

1. Sebagai suatu sistem pengetahuan yang koheren, biologi dikena orang-orang Yunani kuno. Studi biologi merupakan mata pelajaran pokok pada sekolah Aristoteles (Lyceum), dan dijalankai atas dasar eksperimen. Sementara studi fisika tetap spekulati dan teoritis, pengetahuan tentang bentuk-bentuk kehidupai dicapai lewat induksi dan pembedahan.

Advertisement

2. Tetapi ilmu ini memperoleh suatu basis ilmiah dalam zamat modern. Baru dalam dunia modern studi biologi menjad disiplin ilmu yang lepas seluruhnya dari filsafat. Dalam abad ke-17, ke-18 dan paruh pertama abad ke-19 biologi lebil bersifat deskriptif. Ketidaktahuan akan sebab material dari gejala biologis dan kegagalan untuk mengamati ciri-ciri spesifiknya menimbulkan konsepsi idealis dan metafisik (vitalisme, mekanisme, dst.). Penemuan struktur selular makhluk-makhluk hidup memainkan suatu bagian penting dalam menetapkan biologi sebagai suatu ilmu.

3. Biologi dijungkirbalikkan oleh teori evolusi Darwin. Teori evolusi tersebut menyingkapkan faktor-faktor mendasar dan kekuatan-kekuatan yang mendorong dari evolusi. Teori evolusi itu juga mengemukakan serta memperkuat pandangan materialis tentang kegunaan relatif dari organisme-organisme yang hidup, sedemikian rupa sehingga meruntuhkan dominasi sebelumnya dari teleologi dalam teori-teori biologis.

Advertisement