Advertisement

Beberapa langkah sebelum proses, pertama biji kopi dipetik dengan tangan, kemudian dibersihkan dan di pilah untuk mendapatkan biji kopi yang baik, lalu ditiup menggunakan mesin untuk memisahkan lapisan luar kulitnya, selanjutnya di permentasikan, bila proses permentasi sudah selesai, dicuci dengan air bersih yang banyak untuk menghilangkan rfesidu permentasi yang masih tersisa. Terakhir biji kopi dikeringkan, disortir kembali, diberi label dan dipasarkan sebagai kopi mentah. Langkah berikut merupakan proses lanjutan dari kopi mentah, yakni penyanggraian, ini juga bisa dipasarkan sebelum proses selanjutnya. Selama pengsanggraian terjadi karamelisasi, karena adanya polisakarida yang terurai, menjadi gula sederhana, sehingga kopi terlihat berwarna kecoklatan. Sukrosa dengan cepat terlepas selama proses pengsanggraian dan setelah hilang sama sekali terlihat warna kopi menjadi^gak lebih gelap. Selama pengsanggraian pada sufiu 205°C (400°F), minyak dari senyawa golongan aromatik, asam-asam dan kafein mulai mengeluarkan wangi yang khas kopi. Salah satu minyak lain yang juga muncul pada saat itu adalah kafestol (caffeol), yang membuat minuman kopi mempunyai aroma yang khas dan kenikmatan tersendiri (Dobelis, Inge N. 1986). Kopi mentah di proses secara ekstraksi, lalu ditumbuk halus (kopi bubuk), lalu direndam di dalam air, hasil ekstraksi dikeringkan lebih dahulu dengan evaporator (pengeringan dengan pengering beku iebih baik dibandingkan dengan pegeringan menggunakan suhu tinggi) agar wanginya lebih semerbak, disebut kopi instan. Pada tahun 1903 di Italia dilakukan pembuatan kopi instan secara pabrikan, dimana pengeringannya menggunakan mesin pengering dengan suhu dan tekanan tinggi untuk mempercepat ekstraksi. Kopi yang diproses dengan cara ini diberi nama espresso konon kopi ini dikenal sebagai kopi terbaik. Mesin pembuat espresso yang lebih maju menggunakan tenaga uap air yang mendekati mendidih untuk memutarbalikkan bubuk kopi pada tekanan 15 Atm dalam setengah menit. Hasilnya menyerupai sirup, wanginya semerbak, kaya rasa, berupa emulsi, dan koloidal. Espresso dengan perbandingan busa dan susu yang sangat tepat disebut dengan cappuccino. Proses menghilangkan kafein dari kopi dimulai pada awal abad ke 20. Pada tahun 1985 satu dari limapuluh, peminum kopi lebih menyukai kopi tanpa kafein, namun kemudian prosentase peminum kopi tanpa kafein terus merosot. Belum ada yang menyatakan atau hasil penelitian yang menunjukkan, bahwa kopi tanpa kafein tersebut mengandung residu pelarut (untuk menghilangkan kafein dari kopi menggunakan C02 dengan tekanan tinggi).

Kimia Kafein. Kafein adalah suatu alkaloid yang berwarna putih, dengan rasa menggigit, mempunyai rumus molekul C8H10N4O2, terdapat pada kopi dan teh dan dalam dunia pengobatan digunakan sebagai obat sakit kepala, karena dia mempunyai khasiat sebagai stimulan. Secara kimia, kafein disebut juga 1,3,7-trimetilsantin, karena molekul santin dapat mengikat tiga gugus metil dengan jalan mengganti tiga atom hidrogen yang terdapat pada nitrogen dalam molekul santin tersebut.

Advertisement

Incoming search terms:

  • Proses awal pembuatan kopi
  • nama proses pembuatan kopi
  • proses pembuatan kopi dari awal
  • rumus kimia kopi espreso

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • Proses awal pembuatan kopi
  • nama proses pembuatan kopi
  • proses pembuatan kopi dari awal
  • rumus kimia kopi espreso