Advertisement

Diawali oleh Galileo, ahli ilmu pengetahuan Italia yang mengembangkan termometer. Menyusul kemudian murid Galileo, Evangelista Torricelli, yang menemukan barometer. Setelah penemuan barometer, para ilmuwan segera menyadari bahwa perbedaan tekanan udara mengakibatkan perubahan pada cuaca. Pada tahun 1783, Horace de Saussure menggambarkan prinsip kerja higrometer rambut, yang memakai rambut untuk mengukur kelembapan udara. Tetapi instrumen pengamat cuaca yang pertama muncul adalah alat pengukur curah hujan yang diciptakan sekitar tahun 300 SM. Kemudian baling-baling untuk menunjukkan arah angin ditemukan sekitar tahun 50 SM. Sampai sekitar tahun 1800-an, pengetahuan tentang awan dan cuaca tidak dapat dipakai untuk memberi peringatan masyarakat akan datangnya badai, karena laporan pengamatan cuaca yang dikirim lewat pos datang setelah terjadi badai. Setelah pada tahun 1844 Samuel F.B. Morse menyempurnakan telegraf, berita cuaca dapat lebih cepat disebarluaskan. Pada tahun 1856, Perancis menjadi negara pertama yang mendirikan badan layanan cuaca dengan mengandalkan telegraf sebagai alat pengirim prakiraan cuaca. Di Inggris, badan layanan cuacanya dilengkapi telegraf pada tahun 1860. Badan layanan cuaca di Indonesia berdiri pada tahun 1866, dengan nama Koninklijk Magnetisch En Meteorologisch Observatorium. Lihat BADAN METEOROLOGI DAN GEOFISIKA.

Perkembangan meramal cuaca abad ke-20 diawali pendapat baru yang dilontarkan Vilhelm Bjerknes, Jacob Bjerknes, dan Halvor Solberg dari Norwegia, bahwa gerakan-gerakan massa udara !sangat mempengaruhi kondisi cuaca. Cuaca berubah drastis ketika massa udara panas dan massa udara dingin bertemu. Teori ini memberikan kemajuan besar dalam mengakuratkan prakiraan cuaca. Pada abad ini juga banyak diciptakan alat pengamat Cuaca. Pada tahun 1930-an radiosonde ditemukan. Tahun 1959, Amerika Serikat berhasil meluncurkan satelit cuaca pertama. Tiros I (Television Infrared Observational Satelite) yang diluncurkan tahun 1960, adalah satelit cuaca pertama yang dilengkapi kamera televisi. Walaupun demikian, baru satelit cuaca yang diluncurkan pada tahun 1966 yang memberikan hasil nyata untuk dunia ramalan cuaca. Setelah mengalami perkembangan dan perbaikan beberapa kali, Tiros akhirnya berubah menjadi satelit cuaca geostasioner. Satelit ini diluncurkan pertama kali tahun 1974.

Advertisement

Incoming search terms:

  • arti cuaca moderain
  • cuaca moderain
  • penemu higrometer

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • arti cuaca moderain
  • cuaca moderain
  • penemu higrometer