Advertisement

1. Ide-ide kosmologi pertama yang naif tampak di masa lampau sebagai suatu hasil dari beberapa upaya manusia untuk menemukan tempatnya dalam alam semesta. Data dan kepastian observasi yang sudah terkumpul menimbulkan konsepsi geosentris tentang alam semesta. Sebagian data ini dikumpulkan oleh. para filsuf kuno yang mengemukakan bahwa di balik gerakan- gerakan planet yang kelihatannya kacau, pasti ada suatu polau nyata yang sesuai dengan hukum. Konsepsi geosentris ini kemudian digantikan oleh konsepsi sistem heliosentris. Heliosentrisme diajukan sebagai reaksi atas geosentrisme yang diterima oleh gereja dan Skolastisisme.

2. Setelah hukum gravitasi universal ditemukan oleh Newton, masalah kosmologi dapat diperlakukan sebagai masalah fisik tentang sistem massa gravitasi. Ini menimbulkan kesulitan-kesulitan serius yang dikenal sebagai paradoks-paradoks kosmologi. Dan ini diakibatkan oleh perluasan hukum-hukurn fisika yang ditetapkan bagi suatu bagian tertentu dari alam semesta kepada alam semesta seluruhnya. Kesulitan-kesulitan ini dipecahkan oleh teori kosmologi modern yang didasarkan pada teori relativitas.

Advertisement

3. Dewasa ini model-model yang dibangun oleh ahli fisika Soviet, A.A. Friedman, pada tahun 1920-an atas dasar teori umum relativitas hampir dikenal secara universal dalam ilmu. Nilai nyata dari model-model kosmologis modern terletak dalam fakta bahwa model-model itu memberikan suatu ide tentang hukum-hukum umum yang menentukan struktur dan perkembangan metagalaksi dan dengan demikian menentukan suatu tahap yang niscaya dalam proses untuk mengetahui dunia material yang tidak ada akhirnya.

Incoming search terms:

  • sejarah kosmologi

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • sejarah kosmologi