Advertisement

1. Kaum Pitagorian menempatkan apeiron dim peron (atau Peras) dalam daftar mereka untuk mengartikan pertentangan-pertentangan yang tidak dapat direduksi, yang membentuk struktur dan prinsip dasar yang mendasari semua yang menjadi dan segenap realitas. Apeiron digolongkan dalam suatu dualisme dengan oposisi-oposisi seperti: jumlah genap; hal yang tidak dapat dimengerti; hal banyak; hal menggerakkan; hal jelek; hal buruk. Peron diklasifikasikan dengan jumlah ganjil; hal yang dapat dimengerti; tidak ada gerakan; keindahan, kebaikan.

2. Kaum Pitagorian juga menggunakan kata apeiron untuk mengacu kepada yang tak berbentuk (apa yang diletakkan dalam suatu tata).

Advertisement

3. Perubahan terus-menerus yang belum lengkap dari perlawanan-perlawanan atau pertentangan-pertentangan (seperti: panas, dingin, genap, ganjil, basah, kering) yang diletakkan ke dalam suatu susunan yang teratur dan dapat dimengerti dengan prinsip peras (batas).

4. Prinsip ketidakteraturan atau disharmoni yang menyebabkan hal-hal itu kehilangan keteraturannya.

Incoming search terms:

  • apa itu pitagorian

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • apa itu pitagorian