Advertisement

Terdapat tiga vektor medan elektromagnetik yang dirambatkan dalam ruang bebas: E dan H masing- masing menyatakan intensitas medan listrik dan me­dan magnet pada titik itu. Kedua vektor ini tegak lu­rus satu terhadap yang lain dan keduanya tegak lurus terhadap arah rambatan. Vektor ketiga P mempunyai arah rambatan dan menyatakan laju aliran energi per satuan luas front gelombang, atau intensitas gelom­bang elektromagnetik itu.

Vektor E dan H didefinisikan oleh empat persa­maan, yang dikenal sebagai persamaan Maxwell dari medan elektromagnetik. Persamaan ini mengatur: (1) sifat dasar gaya antara muatan listrik, (2) sifat dasar gaya antara bahan magnetik, (3) intensitas medan magnet dan besarnya arus listrik yang menimbulkan medan magnet itu, (4) hubungan perubahan medan magnet dan arus listrik atau emf yang diinduksinya. Dari keempat persamaan ini Maxwell menurunkan se­pasang persamaan diferensial parsial yang menyata­kan perambatan vektor medan E dan H dalam ben­tuk gelombang lewat ruang. Dalam kedua persamaan ini terdapat suatu besaran tertentu c dengan dimensi [panjang]/[waktu] (dimensi kecepatan). Besaran c ini menyatakan angkabanding arus listrik dalam satuan elektromagnetik dan arus listrik dalam satuan elek­trostatik. Ternyata nilai c ini sangat dekat dengan 3 x 10 10. Fakta ini mendukung keyakinan bahwa gelombang cahaya memang bersifat elektromagnetik.

Advertisement

Incoming search terms:

  • sifat vektor elektromagnetik

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • sifat vektor elektromagnetik