Advertisement

SISTEM DERMAL, seperti terlihat dari namanya, membentuk pembungkus luar tumbuhan. Termasuk ke dalamnya adalah epidermis (yaitu lapisan sinambung yang terbentuk di atas permukaan jaringan primer tubuh tumbuhan) dan juga periderm (yaitu jaringan pelindung yang menggantikan epidermis dekat permukaan batang dan akar yang mengalami penebalan sekunder). Jaringan dermal mempunyai ciri khusus, misalnya dinding-dindingnya terisi kutin dan suberin, yang ada hubungannya dengan letak bagian ini di luar tubuh. Sistem pembuluh terlihat dalam penghantaran air dan makanan ke seluruh tubuh tumbuhan, dan terdiri atas dua macam jaringan penghantar, yaitu xilem (penghantar air) dan floem (penghantar makanan). Karena adanya serat pada kedua jaringan pembuluh ini, terutama pada xilem, maka xilem bertindak juga sebagai penyangga. Sistem jaringan dasar meliputi jaringan yang dapat dianggap sebagai pembentuk bahan dasar yang menyelimuti jaringan pembuluh. Jaringan dasar utama adalah tiga macam jaringan sederhana, yaitu parenkima, kolenkima, dan sklerenkima.
Di dalam tubuh tumbuhan, ketiga sistem jaringan ini tersebar menurut pola yang khas, bergantung pada organ tempat mereka berada, juga bergantung pada pengelompokan secara taksonomi tumbuhan termaksud, atau bergantung pada keduanya ( 3.13). Karena sistem dermal ini selalu ada di permukaan, maka perbedaan pola utamanya bergantung pada penyebaran relatif antara sistem pembuluh dan sistem dasar. Pada akar dikotil, misalnya, jaringan pembuluh biasanya membentuk silinder pusat yang terkubur dalam jaringan dasar (korteks). Namun, pada batang dikotil jaringan pembuluh itu khususnya membentuk silinder kosong yang berlubang-lubang dengan beberapa jaringan dasar (empulur) terbungkus dalam silinder pembuluh dan beberapa lainnya terletak di antara silinder pembuluh dan jaringan dermal. Daerah yang terbentuk kemudian dari jaringan dasar itu disebut korteks, sebab seperti halnya jaringan dasar pada akar, korteks ini juga terletak di luar jaringan pembuluh. Metode interpretasi pola anatomi suatu organ ini bukan saja penting untuk deskripsi, tetapi juga mencerminkan kesatuan dasar yang mendasari organisasi sebatang tumbuhan secara keseluruhan.
Bagaimanapun susunan jaringan pada suatu organ dewasa, polanya akan tersusun tepat di belakang meristem ujung, tempat asal jaringan itu. Di daerah yang agak ke ujung ini, di mana sel-selnya masih aktif membelah diri, dapat dengan mudah dibedakan adanya tiga tipe jaringan meristem, yaitu protoderma, meristem dasar, dan prokambium. Ketiganya sering disebut meristem primer, sebab masing-masing adalah prekursor sistem dermal, sistem jaringan dasar dan sistem jaringan pembuluh. Walaupun berasal dari jaringan sisi pucuk ujung, ketiga tipe jaringan meristem ini juga terdapat pada daun yang sedang berkembang.

Incoming search terms:

  • apa yang dimaksud jaringan derma dan jaringan pembelah

Advertisement
Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • apa yang dimaksud jaringan derma dan jaringan pembelah