Advertisement

Daerah kebudayaan Jawa mencakup daerah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan secara garis besar orang Jawa terbagi ke dalam daerah yang mencakup wilayah-wilayah Banyumas, Kedu, Yogyakarta, Surakarta, Madiun, Malang, dan Kediri. Daerah di luar itu biasa dinamakan daerah pesisir dan ujung timur.

Dari sudut pandang sejarah, pusat kebudayaan Jawa terdapat di Mataram sebelum pecah menjadi Yogyakarta dan Surakarta pada 1755. Daerah tersebut dinamakan daerah Negara Gung yang kemudian secara lingkaran luar adalah daerah Manca Negara, Bagelen, pesisir utara bagian barat, pesisir utara bagian tengah, pesisir utara bagian timur, Jawa Timur, Blambangan, Tengger, Samin, dan Banyumas. Perbedaan dari masing-masing daerah kebudayaan ini pada hakikatnya terletak pada perbedaan dialek bahasa. Secara umum orang Jawa membagi bahasa dalam bahasa kromodan ngoko, kromoterbagi dalam dan Sementara bahasa ngoko adalah bahasa dari daerah-daerah kebudayaan yang ada dan sangat berbeda-beda, bahkan acapkali tidak saling mengerti satu sama lainnya.

Advertisement

Pertanian sebagai mata pencarian utama dimiliki oleh orang-orang dari daerah Negara Gung, dan sistem pertanian yang dipakai telah berusia berabadabad lamanya.

Advertisement