Advertisement

Legenda yang dikisahkan dalam Aitareya Brahmana. Legenda ini menuturkan bahwa Raja Harischandra keturunan Ikshwaku tidak punya anak. Karena ingin punya anak, Harischandra bersumpah, kalau nanti ia punya anak, ia bersedia mengorbankan anak itu kepada Batara Varuna. Syahdan lahirlah seorang bayi, yang dinamainya Rohita. Mula- mula dengan berbagai alasan dapatlah Raja Harischandra selalu menunda pelaksanaan sumpahnya, tetapi akhirnya ia tidak bisa mengelak dan harus melakukannya. Mengetahui hal itu Rohita menolak dan kabur ke dalam hutan selama enam tahun. Di dalam hutan ia bertemu dengan Resi Ajigartta yang mempunyai tiga orang putra. Rohita kemudian membeli ketiga anak-anak Resi Ajigartta dengan harga 100 ekor sapi. Resi tua ini setuju karena ia sangat miskin Anak kedua yang bernama Sunahsephas akan menggantikan Rohita sebagai korban dalam upacara peiv sembahan kepada Batara Varuna.

Tatkala upacara akan dimulai resi tua ini meminta tambah 100 ekor sapi untuk upah mengikat anaknya di tiang pemotongan daging, dan 100 ekor sapi untuk menyembelih anaknya sendiri. Tetapi Sunahsephas menolong dirinya sendiri dengan mengucapkan mantra-mantra dan doa kepada semua dewata di surga Sunahsephas selamat dan diterima oleh Visvamitra yang mengajarnya berdoa dan mengucapkan mantra- mantra suci untuk keselamatannya.

Advertisement

Epos Ramayana menceritakan kisah ini dalam versi yang agak berbeda. Pada waktu itu Raja Ambarisha dari negeri Ayodha menyelenggarakan upacara kurban untuk Batara Indra. Upacara kurban ini akan bisa berjalan apabila ada manusia yang bisa disembelih. Resi Richika mempunyai dua anak, yang muda bernama Sunahsephas. Resi tua ini setuju Sunahsephas dijadikan kurban dalam upacara setelah menerima ganti rugi 100 ribu ekor sapi, 10 juta mata uang emas, dan segunung berlian. Sebelum naik ke pelataran upacara, Sunahsephas pergi menemui pamannya, Vismamitra. Sang paman, mengajarkan mantra-mantra suci dan berdoa untuk minta petunjuk. Berkat petunjuknya, saat naik ke pelataran upacara kurban, Sunahsephas mengucapkan mantra-mantra suci dan doa kepada Batara Vishnu dan Batara Indra. Dengan mukjizat Batara Indra, Sunahsephas terlepas dari upacara kurban dan memperoleh umur panjang. Ia pun diangkat anak oleh Vismamitra.

 

Advertisement