Advertisement

SUSUNAN BATANG PADA MONOKOTIL, Batang monokotil berbeda dengan batang dikotil dalam susunan dan struktur ikatan pembuluhnya. Batang jagung (Zea mays) merupakan contoh yang khas. Pada penampang melintang dari ruas ( 5. 8), ikatan pembuluhnya tidak tersusun seperti cincin, melainkan terletak tak beraturan pada seluruh penampang itu. Ikatan pembuluh itu banyak sekali jumlahnya, kadang-kadang 200 bahkan lebih, tetapi lebih berkelompok di sebelah luar. Di bawah epidermis terdapat selapis serat yang tebalnya hanya 1-2 sel, akan tetapi jaringan dasar tidak memiliki pembagian tegas, mana yang menjadi korteks dan mana yang menjadi empulur.
Ikatan pembuluh yang sendiri-sendiri itu berbentuk kolateral seperti pada kebanyakan dikotil, akan tetapi ada perbedaannya yang jelas dengan dikotil, yaitu metaxilem dan rnetafloemnya segera berubah menjadi xilem dan floem, sehingga tidak ada kambium tukal tersisa di antara keduanya. Akibatnya, pertumbuhan sekunder pada monokotil tidak dapat terlaksana pada ikatan pembuluhnya, dan disebut tipe tertutup, untuk membedakannya dengan tipe terbuka pada dikotil. Pada penampang melintangnya, xilem merupakan sekelompok ikatan pembuluh berbentuk V dan Y dengan protoxilem di pangkal dan mengarah ke tengah-tengah -Datang. Perpanjangan batang muda jagung cepat sekali, sehingga unsur protoxilem yang terdahulu akan terpecah dan membentuk rongga yang tak beraturan (rongga protoxilem), yang padanya kadang-kadang tampak bekas penebalan spiral dan gelang. Floem yang terletak di antara lengan V atau Y dari ailem seluruhnya terdiri atas pembuluh tapis dan sel tetangga. Sel tetangga ini tampak sangat jelas, karena ukurannya lebih kecil daripada sel-sel pembuluh tapis dan pada penampang melintangnya biasanya berbentuk persegi. Tiap-tiap ikatan pembuluh dikelilingi oleh seludang serat yang biasanya tebal dan berada di sekitar ikatan pembuluh periferi. Ikatan pembuluh periferi ini sangat tebal dan rapat, sehingga jaringan serat ini hampir membentuk silinder sempurna yang sinambung dengan selapis serat tipis yang berada langsung di bawah epidermis.
Uraian mengenai batang Zea mays seperti di atas merupakan contoh klasik untuk monokotil terna (herbaceous), akan tetapi pada batang primer beberapa monokotil, terutama jenis-jenis yang berbentuk pohon, terdapat pita periferi jaringan dasar di luar daerah penyebaran ikatan pembuluh. Pada daerah korteks inilah muncul kambium pada beberapa monokotil yang berasal dari daerah tropik, yang batangnya akan mengalami semacam pertumbuhan sekunder.

Incoming search terms:

  • arti dari sebongkah

Advertisement
Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • arti dari sebongkah