Advertisement

SUSUNAN PRIMORDIUM DAUN, Bergantung pada jenis tumbuhannya, primordium daun pada ujung batang akan berkembang membentuk spiral, lingkaran, atau berhadap-hadapan. Cara perkembangan ini akan khusus menentukan susunan daun pada ranting tua; yaitu susunan yang disebut filotaksis. Para ahli botani telah lama tertarik pada mekanisme yang mendasari terjadinya filotaksis ini. Ada dua macam teori yang telah muncul. Yang pertama disebut “teori medan” yang bertumpu pada pendapat bahwa setiap pemunculan primordium daun akan diikuti oleh terlepasnya semacam bahan kimia, mungkin semacam zat penghambat yang menghalangi perkeml5angan primordium yang terdekat. Efek hambatan ini akan hilang jika bahan tersebut berdifusi ke luar dari primordium itu. Oleh karena itu, akan timbul primordium baru jika jumlah zat penghambat bagi primordium itu dianggap minimum ( 5.2). Teori kedua disebut “teori ruang bebas”, yang menyatakan bahwa primordium barn tidak akan mulai terbentuk sebelum tersedia suatu ruang minimum di atas primordium yang sudah ada. Ukuran luas ruang bebas ini mungkin bergantung pada jumlah minimum sel bebas yang diperlukan untuk pembentukan sebuah primordium.
Untuk membuktikan mana yang lebih tepat dari kedua teori itu, telah banyak dilakukan percobaan, antara lain percobaan bedah mikro dan perlakuan secara kimia. Untuk mendukung teori medan, C.W. Wardlaw, dengan menggunakan pucuk paku, menunjukkan bahwa sebuah primordium daun yang diisolasi dengan jalan pembedahan mikro akan tumbuh lebih cepat daripada biasanya. Hal ini membuktikan bahwa pada ujung yang tak terpotong pertumbuhannya terhalang oleh suatu bahan yang masuk dari primordium di sebelahnya. Sebaliknya, sebagai dukungan bagi teori ruang bebas, R. Snow dan M. Snow menunjukkan bahwa jika suatu daerah pada pucuk tempat sebuah primordium diharapkan akan mucul diisolasi dengan cara membuat dua sayatan menyudut di bagian terujung batang, maka pertumbuhan primordium tidak akan terjadi kalau sudut antara kedua sayatan itu kecil. Sebaliknya jika sudut itu besar, bagian yang diisolasi itu akan melanjutkan pertumbuhannya secara normal. Percobaan ini menunjukkan bahwa ukuran ruang antara dua sayatan itu sangatlah penting bagi mekanisme awal pembentukan primordium itu, jadi erat hubungannya dengan ilmu ukur. Sayangnya semua hasil percobaan bedah mikro ini mengundang kritik pedas, sebab sejenis hormon luka hampir pasti terbentuk, sehingga besar kemungkinannya akan terjadi metabolisme yang tidak normal. Demikian pula halnya dengan keberatan terhadap adanya bahan kimia yang menunjang teori medan tersebut. Akibatnya, pada saat ini tidak mungkin mencapai suatu kesimpulan mengenai faktor apa yang menentukan susunan primordium daun pada ujung batang itu.

Incoming search terms:

  • langkah perkembangan primordium daun
  • pengertian primordia daun

Advertisement
Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • langkah perkembangan primordium daun
  • pengertian primordia daun