Advertisement

Anggota kelompok ayam-ayaman yang mempunyai panjang tubuh 25 – 27 sentimeter. Bulu penutup tubuhnya, mulai dari kepala sampai tubuh bagian bawah, berwarna cokelat terang dengan garis-garis hitam pada setiap helai bulunya. Bulu punggungnya hitam dengan garis-garis putih sampai bagian pangkal paha. Punggung bagian bawah sampai ekornya hitam kecokelatan dengan bintik cokelat terang pada setiap helai bulunya. Sayapnya berwarna cokelat tua dengan totol-totol hitam pada setiap helai bulunya. Ekornya pendek. Di sekeliling matanya terdapat garis berwarna hitam. Kakinya abu-abu, iris matanya cokelat muda, dan paruhnya hitam.

Tarun rimba banyak adanya di hutan dataran rendah, bukit-bukit kecil, atau kadang-kadang pada tanah berpasir di tepi bukit. Pakannya kumbang, rumput muda, pucuk daun, dan buah-buahan hutan. Tubuh burung jantannya lebih besar daripada yang betina. Pada musim kembang biak, tarun rimba hidup berpasangan dan membuat sarang di lubang-lubang tanah, pada dataran rendah yang terbuka. Burung betinanya bertelur sepanjang tahun dengan jumlah telur 8-10 butir. Daerah penyebarannya meliputi Sumatra, Kalimantan, Tenasserim, Semenanjung Thailand, dan Malaya.

Advertisement

Klasifikasi Ilmiah. Tarun rimba termasuk suku Phasiani- dae; nama ilmiahnya Caloperdix oculea.

Advertisement