TEKNIK STATISTIK DALAM PENELITIAN SOSIOLOGI

136 views

Suatu pola penelitian di dalamnya termasuk rencana-rencana penggunaan teknik-teknik tertentu guna membahas permasalahan atau menguji hipotesa. Alvin L. Bertrand memperkenalkan beberapa teknik tersebut, yaitu (1) teknik statistik, (2) teknik percobaan (eksperimen), (3) teknik survai lapangan, (4) teknik partisipasi-pengamat, (5) teknik case study, (6) teknik konstruktif tipologis 19 . Apabila kita perhatikan masih ada teknik yang belum disebut oleh Bertrand. Di dalam beberapa literatur akan kita temui suatu teknik yang spesifik dari sosiologi; yang dimaksudkan itu adalah sosiometri. Alvin L. Bertrand menyatakan bahwa teknik statistik merupakan metoda yang penting bagi sosiologi. Metoda statistik itu tidak saja bisa menunjukkan hu-bungan-hubungan, tetapi juga sedikit banyak berguna untuk memperkecil mainnya prasangka-prasangka. Mungkin metoda statistik yang paling sederhana adalah apa yang disebut sebagai perhitungan (“enumeration”) Beberapa penelitian membutuhkan suatu metodologi statistik yang tarafnya lebih tinggi daripada hanya sekedar menggunakan tabulasi data ke dalam kategori-kategori tertentu. Salah satu cara tingkat tinggi semacam itu ialah penggunaan gambar-gambar grafik, agar data tersebut lebih mudah ditafsirkan artinya. Karena adanya faktor pembatas, misalnya keuangan dan waktu yang serba terbatas, memaksa peneliti untuk menggunakan teknik statistik yang disebut sampling.

Dengan menggunakan formula-formula statistik, sehubungan dengan probabilitas, seseorang dapat memilih sebuah sampel yang mewakili populasi tertentu. Hasilnya dapat diharapkan berada dalam batas-batas kesalahan (marjin of error) yang masih dapat diterima dari seluruh data yang ada. Penggunaan teknik statistik dalam ilmu-ilmu sosial, kalihatannya relatif baru. Pernyataan Wim van Zanten bahwa, “dalam 20 — 30 tahun belakangan ini, statistika makin sering diterapkan dalam penelitian ilmiah di bidang ilmu-ilmu sosial untuk pembuatan rencana penelitian (bahasa Inggris: research design) dan untuk analisa data”, kiranya membenarkan hal itu. Selanjutnya, van Zanten menyatakan bahwa statistika dapat dibedakan dalam dua bidang masalah pokok: Pertama : statistika deskriptif (descriptive statistics) yaitu bidang ilmu pengetahuan statistika yang mempelajari tata cara penyusunan dan penyajian data yang dikumpulkan dalam suatu penelitian. Kedua : statistika induktif (inductive statistics) (atau statistika inferensial, statistika me- tamatik) yaitu bidang ilmu pengetahuan statistika yang mempelajari tata cara penarikan kesimpulan-kesimpulan mengenai keseluruhan populasi, berdasarkan data yang ada dalam suatu bagian dari populasi tersebut.

Incoming search terms:

  • statistik sosiologi
  • Statistik dalam sosiologi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *