TEOLOGI SEJARAH

24 views

TEOLOGI SEJARAH

Teologi sejarah sesungguhnya mengandalkan filsafat sejarah, dan . dari sana teologi sejarah memberi makna teologis terhadap sejarah itu. Dengan kata lain, teologi sejarah bermaksud menginterpretasikan peristiwa-peristiwa sejarah dalam suatu konteks hubungan manusia, dunia, dan Allah (mungkin kata Allah itu harus diberi tanda kutip, khusus untuk sistem keagamaan yang tidak mengandaikan perlunya konsep itu, tetapi yang dengan satu dan lain cara mengakui adanya “Sesuatu Yang Transenden”, yang mengatasi manusia dan dunia ini dan menjadi sumber keberadaan manusia dan dunia ini.)

Perhatian pada Filsafat Sejarah

1. Perhatian terhadap filsafat sejarah dapat dicatat bahkan pada permulaan filsafat (misalnya, mitos kultural). Pernyataan-pernyataan para filsuf Yunani menunjuk ke arah-arah yang berlainan (teori kemunduran, kemajuan, permanensi, pembalikan abadi).

2. Meskipun konsep sejarah dalam Perjanjian Lama berorientasi teologis, namun dengan tekanannya pada kesatuan bangsa manusia dan dengan pandangannya tentang sejarah sebagai suatu proses unik dengan suatu kesimpulan yang bermakna, konsep sejarah dalam Perjanjian Lama sangat mempengaruhi pembentukan filsafat sejarah.

3. Demikian pula dapat dikatakan mengenai City of God-nya Agustinus yang, meskipun terutama merupakan suatu teologi sejarah, tetap mengandung banyak gagasan yang meresapi filsafat sejarah. Setelah Agustinus, gagasan-gagasan filosofis dan teologis tentang kodrat sejarah juga dipadukan oleh orang- orang seperti: Otto von Freising, D ante, Mousset, Schlegel dan Goerres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *