Advertisement

TIPS MELAKUKAN KOMUNIKASI YANG BAIK – Suatu transformasi informasi antar­orang atau antarkelompok orang. Komunikasi bisa berlangsung dalam bentuk penyebarluasan berita lewat suara, tulisan, gambar, lambang-lambang ter­tentu, atau media lainnya yang bisa menjadi perantara. Komunikasi pribadi mungkin merupakan bentuk komunikasi terpenting. Seseorang bisa berhubungan aktif dengan orang lain secara aktif melalui komuni­kasi pribadi. Penyebaran informasi atau komunikasi yang membawa pesan untuk orang banyak merupakan jenis komunikasi massa. Buku, surat kabar, majalah, siaran radio, dan televisi merupakan media komuni­kasi massa.

Suara yang dilafalkan melalui kata-kata ucap juga merupakan alat komunikasi manusia, selain gerak tu­buh. Binatang memiliki cara komunikasi sendiri, umumnya melalui suara, termasuk kicauan burung, auman singa, dan gonggongan anjing. Gerakan ang­gota tubuh yang terlihat dari cara berjalannya, juga merupakan media komunikasi antarbinatang.

Advertisement

Macam-macam Komunikasi. Tangan, mata, telinga, mulut, dan otak adalah organ-organ utama manusia yang sangat penting untuk melakukan komunikasi.

Tanda dan isyarat. Ketika belum tercipta kata-kata yang memiliki arti berlainan, manusia jaman praseja­rah mungkin melakukan komunikasi antarsesamanya dengan isyarat gerak atau suara. Tak ada yang menge­tahui secara pasti kapan percakapan antarmanusia di­mulai. Namun para ahli yang mempelajari kehidupan dan bahasa jaman prasejarah mempunyai dugaan bah­wa bahasa isyarat mulai dipakai saat manusia meniru suara-suara di alam, seperti desau angin dan teriakan binatang.

Komunikasi melalui isyarat gerak lazim dikem­bangkan oleh masyarakat primitif yang belum menge­nal bahasa ucap. Kode-kodenya didasarkan pada per­ubahan mimik muka, gerakan tangan, dan gerakan anggota tubuh lainnya. Orang Indian di Amerika me­miliki lebih dari 500 bahasa tubuh sebagai alat komu­nikasi, selain bahasa ucap.

Api dan asap merupakan alat komunikasi jarak jauh yang pertama digunakan. Api digunakan pada malam hari, sedangkan asap pada siang hari. Kedua­nya dipakai, bila jarak antaranya cukup jauh sehingga tak mungkin digunakan gerakan tubuh atau suara. Asap dipakai untuk mengirim pesan dengan banyak­nya kepulan dan panjang spasi antara kepulan asap pertama dan berikutnya. Sebelum orang Indian di Amerika menggunakannya, orang Yunani kuno telah / memanfaatkan api dan asap ini, yakni pada sekitar ta­hun 1804 SM. Aeschylus membuat api di puncak gu­nung untuk mengirimkan berita jatuhnya benteng Troya kepada Clytemnestra di Mycenae, Yunani.

Setelah ditemukan cermin, orang memanfaatkan­nya sebagai alat komunikasi jarak jauh. Namun cer­min tak dapat digunakan untuk mengirim pesan seper­ti api atau asap, jika matahari sudah terbenam.

Suara sebagai alat komunikasi sudah dipakai sejak jaman prasejarah. Saat itu, hampir semua alat yang dapat mengeluarkan suara digunakan untuk membuat isyarat. Suku-suku bangsa di Afrika umumnya meng­gunakan genderang atau kentongan dari kayu untuk komunikasi jarak jauh. Pesan yang dikirimnya dilagu­kan dengan tempo, interval, dan irama pukulan yang berbeda-beda.

Cyrus, raja Persia, pernah memerintahkan untuk mendirikan jajaran menara dengan jarak tertentu pada beberapa arah di ibu kotanya. Di setiap menara terda­pat petugas bersuara nyaring yang bertugas mengu­lang pesan yang didengar dari menara sebelumnya ke menara di depannya.

Aleksander Agung pernah memiliki megafon rak­sasa berbentuk tanduk yang dapat mengirimkan suara manusia hingga sejauh 15 kilometer. Pada tahun 1670, Sir Samuel Moreland menemukan Tuba Stento- rophonica, megafon yang dapat memperkuat suara dan didengar hingga pada jarak sekitar 1,5 mil. Alat ini dipasang di banyak benteng dan rumah kerajaan pada masa Raja Charles II.

Gambar dan lambang juga merupakan salahrjatu macam aial Komunikasi. Pada sekitar tahun 3000 SM sebelum terciptanya abjad, gambar dan lambang per­nah menjadi bahasa tulis sebagai alat komunikasi. Bangsa Mesir kuno menciptakan bahasa dengan menggunakan gambar-gambar.

Bahasa gambar ini disebut hieroglifika. Bahasa gambar ini cukup berperan dalam komunikasi saat itu. Setelah terciptanya abjad, bahasa gambar tersebut tak digunakan lagi.

Sekarang gambar dan lambang masih digunakan sebagai alat komunikasi. Tanda-tanda lalu lintas ada­lah salah satu macam komunikasi yang menggunakan lambang. Juga lambang WC, kamar mandi, telepon umum, di restoran dan tempat-tempat umum, merupa­kan alat komunikasi.

Bahasa dan tulisan merupakan jenis komunikasi yang paling populer hingga saat ini. Sebelum tercip­tanya abjad, bahasa gambar ciptaan orang Mesir cu­kup lama bertahan sebagai alat komunikasi, yakni se­kitar 2.000 tahun. Orang Siria dan Palestina mungkin adalah pencipta abjad yang pertama. Abjad mereka diciptakan pada sekitar tahun 1500 SM. Abjad perta­ma ini memiliki sekitar 20 lambang sederhana yang menggambarkan perbedaan suara dalam pengucapan. Dengan mengkombinasikan lambang-lambang dalam satu garis mereka dapat menulis beberapa kata ucap. Abjad ini kemudian menjadi dasar pola abjad bangsa Yunani dan Romawi.

Saat itu, manusia mengembangkan dua jenis tulis­an – tulisan tangan untuk menyalin buku dan catatan sejarah, dan tulisan miring untuk komunikasi setiap hari. Setelah ditemukannya abjad dan terciptanya kata ucap, komunikasi antarmanusia berkembang sangat pesat.

Penemuan abjad merupakan penemuan terbesar da­lam sejarah manusia karena hampir semua ucapan da­pat ditulis dengan jelas, dengan rangkaian lambing yang berbeda. Pengucapan yang jelas menciptakan bahasa komunikasi. Bahasa sebagai alat komunikasi menyebar dan digunakan di seluruh dunia.

Perkembangan Komunikasi.

Ditemukannya abjad dapat dikatakan sebagai awal berkembangnya komu­nikasi dunia. Kertas dari papirus, yang ditemukan orang Mesir sekitar tahun 2500 SM, sangat berperan untuk menuliskan abjad karena kertas dapat dengan mudah dan cepat ditulisi, tak seperti kayu atau daun. Ditemukannya kertas oleh Tsai Lun, orang Cina, se­kitar awal tarikh Masehi, memperluas sarana komuni­kasi. Pada tahun 105, tinta dan pena dari bambu mulai dipakai orang Cina untuk menulis.

Kedua penemuan ini sangat menunjang lancarnya komunikasi.

Setelah kertas, tinta, dan pena ditemukan, banyak orang pandai yang membuat tulisan-tulisan dan menjilidnya menjadi buku. Buku kemudian menjadi populer setelah terciptanya alat pencetak huruf. Ce­takan huruf jenis bergerak mungkin diawali di Cina. Pada sekitar tahun 1456, Johann Gutenberg mencetak bahan-bahan keagamaan dan Injil di Mainz, Jerman. Ia, hingga saat ini, masih diakui sebagai penemu me­sin cetak pertama, meskipun bukti-bukti lain menun­jukkan bahwa mesin cetak bernama Coster telah ter- cipta di Belanda pada sekitar tahun 1445. Buku pertama yang tercetak adalah zabur yang dihasilkan pada tahun 1457 oleh Jotian Fusi dan Peter Schoeffer, bergama Gutenberg. Sejak saat itu sampai beberapa ratus tahun kemudian pencetakan tetap dilakukan de­ngan menggunakan tangan.

Komunikasi dan teknologi mulai saling terkait pada saat terciptanya mesin cetak bertenaga uap, beberapa saat setelah James Watt menemukan mesin uap. Mesin cetak ini dibuat oleh Friedrich Konig, orang Jerman, pada tahun 1811 dan kemudian digunakan untuk mencetak harian London Times pada tahun 1814. Penemuan mesin cetak memungkinkan peker­jaan pencetakan yang lebih cepat dan menaikkan oplah untuk memenuhi permintaan pasar. Meskipun telah ditemukan mesin cetak, penyusunan huruf ma­sih dilakukan dengan tangan. Mesin penyusun huruf baru ada pada tahun 1886, hasil penemuan Ottmar Viergenthaler, penemu berkebangsaan Jerman.

Tersedianya mesin penyusun huruf dan mesin ce­tak menyuburkan tumbuhnya banyak media massa, frankfurter Zeitung muncul di Jerman pada tahun 1615- Publick Occurences di Boston, Amerika Seri­kat, muncul pada tahun 1690. Hartford Courant mun- cul pada tahun 1764. Banyak penemu mencoba membuat mesin tulis, yang sekarang populer dengan sebutan mesin ketik. Mesin ketik yang pertama kali dipatenkan adalah ran­cangan tiga orang Amerika Serikat, yakni Christopher L. Sholes, Samuel Soule, dan Carlos Glidden, pada sekitar tahun 1868. Mesin ketik generasi pertama ini tampak seperti piano. Mesin ketik segera menjadi perlengkapan standar berbagai kantor dan perusaha­an, terutama setelah ditemukannya kertas karbon un­tuk membuat duplikat.

Dunia elektronika memasuki era komunikasi pada tahun 1840 ketika Samuel F.B. Morse menemukan te­legram listrik. Morse dan rekan kerjanya, Alfred Vail, mengembangkan telegram sederhana melalui arus listrik yang dihasilkan baterai. F.B. Morse juga men­ciptakan kode morse, yakni kombinasi titik dan garis untuk memudahkan pengiriman telegram. Saat itulah awal komunikasi cepat lewat listrik. Mulai saat itu, telegram menjadi tulang punggung komunikasi jarak jauh. Pada tahun 1858 orang berhasil memasang kabel telegram melintasi Samudera Atlantik.

Tahun 1876 Alexander Graham Bell menemukan telepon. Telepon tercipta secara tak sengaja ketika Graham Bell bermaksud memperbaiki telegram. Gra­ham Bell merancang telegram harmonis yang direnca­nakan untuk mengirim beberapa isyarat telegram ber­beda pada kabel yang sama. Telepon kemudian berkembang pesat dan menjadi alat komunikasi jarak jauh yang populer hingga saat ini.

Komunikasi elektronika memungkinkan terkirim­nya berita jarak jauh dalam waktu singkat. Komuni­kasi elektronika berkembang berkat banyak percoba­an yang dilakukan oleh ahli-ahli berbagai bidang pengetahuan, terutama fisika. James Clark Maxwell pada tahun 1864 menemukan teori bahwa gelombang elektromagnetik dapat merambat dalam ruang hampa. Pada tahun 1880-an, ahli fisika Jerman, Heinrich Hertz mengadakan percobaan yang menunjukkan adanya gelombang itu dalam ruang hampa. Namun ia tak dapat menerapkan penelitiannya itu. Baru pada ta­hun 1 >95, penemu bangsa Italia, Guilermo Marconi, menggabungkan ide Maxwell dan Hertz untuk mengi­rimkan isyarat melalui ruang hampa. Marconi mem­berinya nama telegram tanpa kabel, yang kir»; kita sebut radio.

Pertama-tama hanya kode morse yang dapat diki­rim melalui radio Marconi. Namun pada tahun 1906, suara juga dapat dikirim melalui radionya Marconi. Yang mengadakan percobaan adalah ahli fisika Kana­da, Reginald Fessenden. Ia berhasil memakai tele­gram tanpa kabel untuk mengirimkan ucapan manu­sia. Pada malam Natal tahun 1906, sebagai ganti pengiriman kode Morse, pemancar radio yang perta­ma kali tercipta menyiarkan lagu-lagu Natal dan pem­bacaan kitab Injil.

Gambar bergerak (bioskop) dan teknologi peman­car radio digabung untuk menciptakan televisi. Vladi­mir K. Zworykin, ahli fisika kelahiran Rusia,

mendemonstrasikan televisi elektronik pertama kali pada tahun 1928. Pemancar televisi General Electric sudah muncul pada tahun 1929 di New York. Namun pemancar televisi yang pertama kali bekerja penuh adalah British Broadcasting Corporation di Inggris pada tahun 1936.

Sejak berhasil diluncurkannya satelit ke ruang ang­kasa, komunikasi dapat mencapai seluruh bagian bu­mi. Komunikasi melalui satelit diawali pada tahun 1960, ketika Echo I, satelit pertama, berhasil meneri­ma gelombang radio dari bumi dan memancarkannya kembali ke bumi.

Satelit ini menjadi pelopor komunikasi melalui ruang angkasa. Telstar, yang diluncurkan pada tahun 1962, menjadi satelit pertama yang merelai perca­kapan telepon dan pemancar televisi antarbenua. Sa­telit komunikasi ini dapat dimanfaatkan oleh banyak alat komunikasi, seperti faksimili melalui gelombang yang berbeda-beda.

Di masa yang akan datang, komunikasi bisa meli­batkan berbagai bentuk energi gelombang pendek dan laser, alat penghasil berkas cahaya sejajar yang sangat sempit. Penemuan fisika, berupa serat optik, membuat semakin besarnya kemungkinan penggunaan cahaya untuk mengirim berita secara lebih cepat dibanding­kan dengan listrik atau gelombang radio.

Sorotan laser, melalui serat optik, dapat mengubah isyarat listrik telepon atau gambar televisi menjadi pulsa-pulsa cahaya. Cahaya dapat melintasi jarak sa­ngat jauh melalui serat optik tanpa kehilangan kekuat­an atau kejernihannya (suara). Dengan demikian akan diperoleh hasil gambar yang lebih tajam dan suara yang lebih jernih.

Pada ujung penerima, suatu peranti mengubah ca­haya laser kembali menjadi suara atau gambar asli­nya. Seikat serat optik, masing-masing setebal rambut manusia, dapat mengirim ribuan panggilan telepon atau program TV pada saat yang sama.

Fotokopi, faksimili, perekam pita, video tape recor­der, dan komputer, juga merupakan peranti yang memperlancar terjadinya transformasi informasi.

 

 

Incoming search terms:

  • mengapa cermin dapat digunakan sebagai alat komunikasi
  • arti dari 411
  • arti tulisan 411
  • cara berkomunikasi menggunakan cahaya dan cermin
  • tempat-tempat yang dijadikan alat berkomunikasi
  • percobaan berkomunikasi dengan cahaya
  • media komunikasi yang menggunakan cahya dan cermin pada malam hari
  • media komunikasi yang menggunakan cahaya dan cermin pada malam hari disebut
  • Komunikasi jarak jauh menggunakan cahaya dan cermin untuk mengirimkan kode pesan adalah
  • komunikasi dg cahaya dan cermin

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • mengapa cermin dapat digunakan sebagai alat komunikasi
  • arti dari 411
  • arti tulisan 411
  • cara berkomunikasi menggunakan cahaya dan cermin
  • tempat-tempat yang dijadikan alat berkomunikasi
  • percobaan berkomunikasi dengan cahaya
  • media komunikasi yang menggunakan cahya dan cermin pada malam hari
  • media komunikasi yang menggunakan cahaya dan cermin pada malam hari disebut
  • Komunikasi jarak jauh menggunakan cahaya dan cermin untuk mengirimkan kode pesan adalah
  • komunikasi dg cahaya dan cermin