Advertisement

Mungkin gagasan yang paling jelas adalah bahwa mempelajari pesan merupakan hal yang penting dalam perubahan sikap. Bila seseorang mempelajari pesan, setelah itu akan terjadi perubahan. Bila hal ini benar, pertanyaan pokoknya adalah apa yang meningkatkan atau menurunkan proses belajar. Misalnya, komunikator yang ahli mungkin sangat efektif karena orang ingin mengingat apa yang mereka katakan, dan pesan yang rumit tidak akan efektif karena sulit dipelajari.

Namun, yang mengejutkan, kenyataannya mempelajari pesan tidak begitu penting seperti yang mungkin kita duga. Agar meyakinkan, penting bahwa pendengar mengetahui pendapat apa yang didukung. Bila presiden mendukung bantuan militer kepada bangsa Amerika Tengah, pendengar harus mempelajari hal tersebut dan tidak berpikir bahwa presiden ingin mengirimkan mainan ke Norwegia. Tetapi, di luar usaha mempelajari posisi dasar komunikator ini, usaha tambahan untuk mempelajari rincian pesan nampaknya tidak terlalu banyak mempengaruhi perubahan sikap dalam satu atau lain cara. Dengan kata lain, di luar beberapa kepentingan minimum, usaha mempelajari pesan merupakan hal yang relatif tidak penting dalam menentukan keberhasilan persuasi. Nampaknya cukup bagi seseorang untuk mengetahui kesimpulan umum dari pesan tersebut. Tidak terlalu penting apakah mereka memahami rinciannya atau tidak, karena dalam hal tersebut proses lainnya nampak lebih merupakan persoalan.

Advertisement

Advertisement