Advertisement

Banyak pakar yang menelurkan ide inovatif untuk berolah raga di waktu sempit.

Jalan kaki

Advertisement

Awali rutinitas Anda dengan berjalan kaki selama 15 menit setiap pagi. Bisa dengan menggunakan treadmill atau sekadar berjalan kaki di sekitar kompleks rumah. Patut diketahui, rekomendasi yang dianjurkan oleh para pakar kesehatan adalah berjalan 10.000 langkah atau sama dengan sekitar 8 kilometer berjalan kaki. Untuk perhitungan yang lebih akurat, kini ada sebuah alat bernama pedometer yang dipasang di pinggang untuk mengetahui jumlah langkah setiap hari yang dilakukan. Berjalan kaki ini bisa diukur mulai dari Anda keluar rumah menuju pusat kegiatan, lebih banyak menggunakan tangga ketimbang tangga berjalan atau lift, ketika menggunakan kendaraan umum, saat mencari makan siang, atau sekadar berjalan-jalan di pusat perbelanjaan. Jalan kaki terbukti efektif menjaga kesehatan, seperti mengurangi risiko sakit jantung atau menurunkan kadar gula dalam darah.

Bersepeda

Tren bersepeda menuju kantor mewabah secara global, tak terkecuali di Indonesia. Kalaupun hal ini dirasa terlalu berat bagi Anda, bisa dimulai dengan menggunakan sepeda statis dan lakukan selama 10-15 menit. Diawali dengan kecepatan rendah dan secara berangsur lakukan kecepatan tinggi.

Gunakan dumbbell

Untuk melatih kekuatan dan otot, gunakan beban untuk melatih kekuatan lengan, tangan, dada, dan otot perut. Bagi pemula, beban seberat 2 hingga 5 kilogram dirasa cukup untuk berlatih setiap hari.

Yoga

Olah raga ini membantu meningkatkan fleksibilitas dan kekuatan tubuh. Dewasa ini pun banyak peragaan teknik yoga untuk 15 menit yang dipublikasikan melalui media online seperti YouTube untuk memudahkan Anda menerapkannya sehari-hari. Bisa dilakukan di rumah maupun di kantor, yoga dengan teknik pernapasannya juga membantu menenangkan diri dan menghilangkan stres.

Yang perlu diingat, pastikan Anda telah melakukan pemanasan sebelum berolah raga untuk menghindari cedera otot.

Advertisement
Filed under : Bikers Health, tags: