Advertisement

Pada dasarnya, perusahaan memberi kebebasan untuk mengatur beban pekerjaannya, kecuali pada bagian penjualan yang memang budaya kerjanya lebih banyak bekerja di luar kantor. Sistem ini membolehkan karyawan bekerja di luar kantor sebanyak dua kali dalam sebulan dan bebas menentukan harinya.

Working from home, demikian istilah populernya, ditawarkan sebagai salah satu benefit perusahaan bagi karyawan. Setiap perusahaan memiliki aturan main tersendiri dalam menerapkan kebijakan ini, yang sifatnya amat relatif.

Advertisement

“Peraturan working from home bagi ibu muda seperti saya yang setiap hari setidaknya 2-3 jam di jalan amat membantu. Kadang bekerja di rumah malah bisa lebih produktif karena minim gangguan,”

Tentu, hal ini pun disertai dengan persyaratan lain yang wajib dituruti. Yakni harus seizin atasan dan bisa dengan mudah dihubungi. Jadi, tidak diperbolehkan ke luar kota.

Banyaknya kelebihan dan keuntungan dari sistem ini tentunya juga harus diikuti dengan kedisiplinan diri agar produktivitas tetap terjaga. Caranya adalah dengan membuat manajemen waktu yang baik.

Buat rencana waktu kerja dan tetaplah konsisten dengan jam kerja tersebut. Jadi, walau bekerja dari luar kantor bukan berarti lantas bangun siang dan bermalas-malasan. Buat target kerja yang ingin diselesaikan pada hari itu sebagai acuan bekerja dan tetap produktif.

Sebagian orang memanfaatkan kesempatan bekerja di luar kantor ini di tempat tempat favorit, seperti kafe atau restoran yang jauh dari keramaian. Dengan begitu, mereka bisa bekerja lebih efektif tanpa gangguan. Karena produktif, bisa jadi justru jam kerja Anda menjadi lebih cepat dibandingkan saat bekerja di kantor.

Sisa waktu yang ada pun bisa dimanfaatkan untuk melakukan berbagai hal yang juga perlu diperhatikan dalam siklus hidup Anda, seperti anak, keluarga, atau sekadar memberi bonus bagi diri sendiri dengan melakukan relaksasi.

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags: