Apakah Antipositivisme Sosial?

By On Monday, December 11th, 2023 Categories : Uncategorized

Antipositivisme sosial merupakan suatu pendekatan dalam ilmu sosial yang menantang prinsip-prinsip positivisme. Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu antipositivisme sosial, sejarah perkembangannya, serta dampaknya terhadap penelitian dan pemahaman kita tentang masyarakat.

Pengertian Antipositivisme Sosial

Antipositivisme sosial adalah suatu paradigma atau pendekatan dalam ilmu sosial yang menolak ide dasar positivisme. Berbeda dengan positivisme yang menekankan observasi empiris dan metode ilmiah, antipositivisme menyatakan bahwa realitas sosial tidak dapat sepenuhnya dipahami melalui metode ilmiah yang objektif.

Menurut definisi dari arti-definisi-pengertian.info, antipositivisme sosial menekankan pentingnya interpretasi dan pemahaman terhadap konteks sosial yang kompleks.

Asal Usul Antipositivisme Sosial

Antipositivisme sosial muncul sebagai reaksi terhadap dominasi positivisme dalam perkembangan ilmu sosial pada abad ke-19. Para tokoh seperti Max Weber dan Emile Durkheim, meskipun memiliki perbedaan pendapat, berkontribusi pada pengembangan ide-ide antipositivisme.

Pengaruh Max Weber

Max Weber, seorang sosiolog terkemuka, memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan antipositivisme. Dalam karyanya, Weber menyoroti pentingnya pemahaman terhadap makna subjektif di balik tindakan sosial, menggugah kritis terhadap pandangan positivistik yang cenderung mereduksi realitas sosial menjadi fakta-fakta teramati saja.

Untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut, kunjungi ok-review.com untuk membaca ulasan tentang peran Max Weber dalam perkembangan antipositivisme sosial.

Karakteristik Antipositivisme Sosial

Antipositivisme sosial memiliki beberapa karakteristik kunci yang membedakannya dari pendekatan positivistik. Salah satu karakteristik utamanya adalah penolakan terhadap ide bahwa realitas sosial dapat dipahami secara objektif melalui metode observasi dan pengukuran kuantitatif.

Pentingnya Makna dan Konteks

Sebagai alternatif, antipositivisme menekankan pentingnya memahami makna subjektif yang terkandung dalam tindakan dan interaksi sosial. Konteks menjadi kunci dalam interpretasi fenomena sosial, dan peneliti diharapkan untuk memasukkan perspektif partisipan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam.

Dampak Antipositivisme terhadap Penelitian Sosial

Antipositivisme sosial telah memberikan dampak yang signifikan terhadap metodologi penelitian dalam ilmu sosial. Pemilihan metode kualitatif, penekanan pada penelitian lapangan, dan penggunaan wawancara mendalam adalah hasil dari pengaruh antipositivisme.

Kritik terhadap Generalisasi

Salah satu kritik utama antipositivisme terhadap positivisme adalah ketidaksetujuannya terhadap upaya untuk membuat generalisasi universal tentang perilaku sosial. Antipositivisme lebih memilih untuk memahami fenomena dalam konteks spesifiknya dan menolak ide bahwa aturan umum dapat diterapkan secara universal.

Kesimpulan

Antipositivisme sosial memainkan peran penting dalam membentuk pandangan kita terhadap ilmu sosial. Dengan menekankan makna, interpretasi, dan konteks, antipositivisme menyediakan kerangka kerja alternatif yang memberikan wawasan mendalam tentang kompleksitas masyarakat. Meskipun kontroversial, pendekatan ini terus mempengaruhi perkembangan ilmu sosial dan membuka ruang bagi penelitian yang lebih beragam dan kontekstual.

Apakah Antipositivisme Sosial? | ADP | 4.5