ARTI VITALISME

By On Tuesday, August 13th, 2013 Categories : Bikers Pintar

VITALISME

Inggris: vitalism, dari Latin vitalis dari vita (hidup, kehidupan). Beberapa Pengertian

1. Vitalisme merupakan teori ilmiah-filosofis tentang konstitusi batin makhluk hidup (berhayat), organis.

2. Keyakinan bahwa kegiatan organisme hidup berkaitan dengan daya atau prinsip vital yang berbeda dari daya-daya fisik lain dalam alam semesta. Pertama-tama, teori ini melihat perbedaan esensial antara benda-benda hidup dan segala sesuatu yang inorganik, suatu perbedaan yang tidak mengizinkan penjabaran satu pada yang lain. Dan kedua, bagi kehidupan organik dalam organisme teori ini mengandaikan realitas pengemban substansial antara yang organik dan yang inorganik. Ini jelas dari oposisi antara segala sesuatu yang hidup dan segala sesuatu yang tidak hidup.

3. Vitalisme menjelaskan aktivitas otonom dari kehidupan organik sebagai suatu aktivitas yang tidak dapat direduksi pada benda- benda dan daya-daya inorganik. Vitalisme menjelaskan aktivitas tersebut dengan daya alami yang otonom, suatu pengemban substansial dan nonmaterial yang disebut prinsip kehidupan, entelekhi (Hans Driesch), bentuk esensial atau jiwa (kaum skolastik). Teori-teori yang mengandaikan adanya daya-daya khusus yang secara eksklusif termasuk organisme-organisme, seperti “daya kehidupan”, “hal-hal yang dominan”, “sistem-sistem organik”, dan sebagainya, dapat dipertalikan dengan vitalisme hanya dalam arti luas. Hal-hal tersebut tidak memiliki pengemban-pengemban substansial yang berkaitan.

4. Nama untuk interpretasi atas fenomena biologis, yang mengandaikan kehadiran suatu kekuatan atau prinsip di dalam organisme yang tidak dapat direduksikan pada kategori-kategori fisika dan kimia. Menurut Hans Driesch, kekuatan vital itu merupakan intelek yang mengatur dan menunjang. Banyak filsuf beranggapan bahwa reduksi macam ini tidak dapat dilakukan di antaranya adalah Antoine Couranet.

Beberapa Keyakinan Pokok

1. Fungsi-fungsi suatu benda hidup adalah perwujudan dari suatu daya (entitas, substansi, energi, dorongan, tenaga, elan vital, pelaku) yang ada di dalamnya.

2. Biasanya daya ini dianggap sebagai bersilat non-fisis, tidak dapat dilihat, tidak dapat diraba, yang bekerja, misalnya, dalam perjuangan untuk mencapai suatu tujuan, replikasi, pengaturan-diri, perbaikan-diri/penyembuhan-diri, kesadaran. Hal ini menurut kaum vitalis tidak dapat dijelaskan secara mekanistis atau materialistis belaka.

3. Benda-benda hidup tidak dapat direduksikan pada suatu kompleks substansi-substansi inorganis.

4. Daya vital memberikan benda-benda hidup ciri-ciri khusus yang tidak ditemukan dalam benda-benda mati.

5. Sebagian terbesar kaum vitalis menganggap daya tersebut sebagai suatu kesatuan dari dirinya sendiri yang dapat berada terlepas dari benda-benda yang diberikan kehidupan.

Nama Lain

Nama-nama lain yang sudah digunakan bagi daya kehidupan atau prinsip kehidupan ini ialah demiurge, elan vital; enteleki (entelechy)’, nous (Plato); psike (Aristoteles). Vitalisme banyak kesamaannya dengan Holisme dan biologi organismik. Ketiganya berpendapat bahwa terdapat dikotomi mendalam, radikal, dan real antara gejala kehidupan dan gejala benda mati (inorganis).

Incoming search terms:

  • vitalisme
  • pengertian vitalisme
  • apa itu vitalisme
  • teori vitalisme
  • arti vitalisme
ARTI VITALISME | ADP | 4.5