DOKUMEN-DOKUMEN DAN INSTANSI YANG TERKAIT DENGAN EKSPOR-IMPOR

By On Friday, July 31st, 2015 Categories : Bikers Pintar

Dokumen-dokumen mempunyai peran penting, dalam hubungannya dengan penerimaan barang-barang oleh pembeli dan penarikan uang pembayaran atas barang oleh penjual. Penjual harus menyerahkan lebih dulu dokumen-dokumen yang disyaratkan dalam L/C (Letter of Credit) kepada pembeli. Penyerahan dokumen oleh penjual mengakibatkan dia berhak atas uang pembayaran harga barang. Sebaliknya penerimaan dokumen oleh pembeli sangat penting untuk mengambil barang-barang dari instansi kepelabuhan sampai pembeli. Adapun dokumen-dokumen tersebut adalah :

  1. Konosemen yaitu dokumen pengang-kutan yang berisi semua daftar barang-barang yang dikirim oleh penjual kepada pembeli yang biasa disebut dengan “Bill of Lading”.
  2. Faktur atau invoice. Ada dua macam invoice yaitu :
  3. Commercial invoice. Invoice yang dibuat oleh penjual berisi perincian barang- barang yang dikirim beserta harganya.
  4. Consular invoice, jnvoice yang dibuat dan ditanda-tangani oleh Conssul Dagang dari negara pembeli yang berdomisili di negara penjual.
  5. Polis asuransi yaitu tanda bukti barang- barang yang dikirimkan itu sudah diasuransikan.
  6. Certificate of Origin. Surat keterangan asal barang, yang dibuat oleh Kamar Dagang di negara penjual dengan tujuan untuk menjamin keaslian barang-barang yang bersangkutan.
  7. Packing Lest. Daftar tentang koli-koli beserta isinya dibuat oleh perrusahaan yang mengepak barang tersebut.
  8. Certificat of Weight yaitu daftar timbangan barang-barang dipelabuhan pemuatan.

 

Mengenai instansi yang terkait dengan perjanjian Ekspor-impor adalah sebagai berikut

  1. Pembuat barang ekspor (kalau produksi ekspor tidak dilakukan sendiri).
  2. Ekspor merchant house (yang membeli barang dari perusahaan pembuat barang dan mengkhususkan diri dalam perdagangan negara-negara tertentu yang membutuhkan barang-barang tersebut).
  3. Confirming house yang bertindak sebagai perantara pembuat barang diluar negeri dan importirdalam negeri. Biasanya bertanggung jawab atas pengapalan barang-barang dan pembayaran kepada pembeli.
  4. Buying agent yaitu bertindak sebagai agen untuk satu atau lebih pembeli tertentu di luar negeri.
  5. Asosiasi-asosiasi profesional seperti HIPMI dan sebagainya.
  6. Bank sebagai sarana yang melaksanakan pembayaran ekspor-impor nantinya.
DOKUMEN-DOKUMEN DAN INSTANSI YANG TERKAIT DENGAN EKSPOR-IMPOR | ADP | 4.5