FAKTOR LINGKUNGAN SANGAT BERPENGARUH TERHADAP PERKEMBANGAN KEHIDUPAN

By On Saturday, August 22nd, 2015 Categories : Bikers Pintar

Semua fosil-fosil invertebrata adalah sisasisa hewan yang sebagian besar hidup di laut, sehingga keadaan yang mempengaruhi kehidupan di laut sangat penting untuk diperhatikan. Keadaan ini dapat diklasifikasikan ke dalam faktor-faktor physik atau biologi, dimana dalam tingkatan yang luas akan saling pengaruh mempengaruhi kehidupan laut.

  1. Temperatur

Temperatur merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi penyebaran hewan-hewan di laut. Dibagian-bagian tertentu dari laut, mempunyai range yang berbeda-beda, yaitu di daerah kutup dan di daerah dalam yang luas, mempunyai range minimum 28° F, sedang didaerah air dangkal daerah tropis mempunyai range maksimum 85″ F. Hewan laut adalah dapat menyesuaikan diri terhadap temperatur dingin atau sangat panas, di tempat. dimana mereka hiidup. Akan tetapi, karena temperatur biasanya konstant (mendekati konstan), maka mereka tidak dapat mentoleransi penyimpangan-penyimpangan dari keadaan-keadaan yang biasanya. Larva-larva biasanya lebih peka terhadap perubahan-perubahan temperatur daripada hewan-hewan biasa. Jika larva-larva tersebut terbawa oleh arus dari air dingin ke air panas, atau sebaliknya umumnya akan berakibat kematian.

  1. Salinitas

Kadar garam dalam air laut, adalah lebih mendekati konstan dari pada temperatur. Meskipun demikian kadar garam bervariasi dari suatu tempat ke tempat lain. Hal ini terutama disebabkan oleh karena adanya efek dari penguapan yang mengakibatkan naiknya kadar garam; pengenceran sebagai akibat air hujan dan air tanah sehingga perbandingan dari senyawa kimia yang berbeda-beda dalam air laut berubah. Akan tetapi. hewan laut mudah beradaptasi dengan kondisi-kondisi itu dan pada umumnya mereka cepat mati, jika mereka dipindahkan ke air tawar atau ditempatkan pada air asin yang pekat. Contoh : Oysters dan mussels, mempu-nyai kebiasaan hidup pada lingkungan laut yang normal, akan tetapi dapat hidup didekat mulut sungai yangsalinitasnya kurang dari 1/3 salinity lautan. Juga udang dari air asin dapat hidup pada hampir setiap konsentrasi garam dalam air.

  1. Daya Tembus Sinar Matahari

Pengaruh daya tembus sinar matahari sangat penting untuk hewan-hewan laut, sebab semua dari mereka, baik langsung maupun tidak langsung tergantung dari tumbuh-tumbuhan sebagai bahan makanan. Sedangkan tumbuh-tumbuhan membutuhkan sinar matahari untuk hidup. Seperti contohnya tumbuh-tumbuhan microscopis yang mengambang di daerah photic yang merupakan sumber makanan utama bagi hewan-hewan laut, algae hijau, coklat dan merah. Sebagian besar dari mereka hidup pada kedalaman kurang dari 50 m.

  1. Perpindahan Air

Arus laut, aliran-aliran pasang gelombang dapat menyebabkan perpindahan, terutama ombak besar sepanjang pantai adalah merupakan faktor penting untuk lingkungan.

Arus (perpindahan air) dari lautan, akan mempengaruhi :

  1. Distribusi dan temperatur
  2. Membawa nutrient untuk tumbuhtumbuhan.
  3. Membawa makanan dan 02 (seperti tumbuh-tumbuhan dan Iain-Iain) untuk hewan-hewan laut.
  4. Dapat memindahkan hewan-hewan itu sendiri.

Arus air panas seperti gulf stream dan arus air dingin (arus Labrador), umumnya baik untuk mengambang secara alam (berenang). Oxigen dan makanan dapat dipindahkan dari air yang mengalir dari daerah kutup ke equator (arus dalam), sehingga dapat untuk mensuply hewan-hewan yang hidup di daerah yang sangat dalam. Arus pantai, yang pada umumnya tetap dalam pergerakannya, kecuali kalau dirubah oleh angin, akan mengangkut makanan, bahan makanan, larva dari hewan-hewan laut dari suatu tempat ke tempat lain. Hewan-hewan yang hidup di daerah pasang tinggi dan pasang rendah mempunyai kemampuan yang baik untuk melindungi diri terhadap kekeringan yang disebabkan oleh penguapan pada waktu tempat-tempat tersebut sedang tidak ada air (low tide). Sehingga kebanyakan hewan-hewan yang hidup di daerah ini, (untuk melindungi diri dari kekeringan tadi) membuat lubang dalam lumpur atau pasir. Hewan-hewan yang hidup di tempat pasang surut, mempunyai kesempatan makan yang lebih sedikit dari pada yang hidup di daerah off shore (lepas pantai).

  1. Keadaan Dasar

Hewan laut, selain dari pada swimmers dan floaters adalah dipengaruhi-oleh keadaan dasar laut, dimana mereka bergerak, atau menggali lubang atau menempel dengan posisi yang kuat. Pada umumnya dasar laut terdiri dari batuan yang keras, akan memberi kesempatan pada hewan-hewan untuk menempel dengan kuat. Akan tetapi di suatu tempat mungkin terselimuti oleh kerikil, pasir yang kasar, lempung atau lumpur atau juga lumpur yang halus. Keadaan dasar ini mempengaruhi hewan-hewan yang berenang dan menetap di dasar.

  1. Hubungan Pengaruh Biologi Yang Satu Dengan Yang Lain

Hewan dan tumbuh-tumbuhan adalah merupakan faktor penting untuk lingkungan hidup, sebab mereka dapat memasok makanan dan juga dapat membuat hidup lebih mudah dengan memberikan perlindungan atau lebih susah karena saling bersaing dan bermusuhan. See Weads memberikan perlindungan, terutama kepada hewan-hewan di zona antara pasafig rendah dan pasang naik; yaitu dengan terciptanya tempat-tempat yang lembab dan tempat untuk bersembunyi bagi Crustacean dan bentuk-bentuk yang lain. Perebutan tempat merupakan masalah utama bagi sejumlah clarus, snails, barnacles dan invertebrata yang lain, di daerah laut dekat pantai. Assosiasi dari speciesspecies yang berlain-lainan dapat menghasilkan symbolis dimana masingmasing anggota mendapatkan keuntungan, commensalisme yaitu yang satu dibantu oleh yang lain tanpa mengganggu induk semangnya, parasitisme yaitu yang merugikan induk semangnya. Assosiasi biologi pada umumnya tidak kalah pentingnya dengan kondisi fisik sebagai faktor lingkungan.

FAKTOR LINGKUNGAN SANGAT BERPENGARUH TERHADAP PERKEMBANGAN KEHIDUPAN | ADP | 4.5