FUNGSI KEUNTUNGAN TRANSLOG

By On Saturday, August 29th, 2015 Categories : Bikers Pintar

Penelusuran kondisi ekonomi skala usaha dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan fungsi produksi, pendekatan fungsi biaya dan pendekatan fungsi keuntungan. Adapun jenis fungsi yang dapat digunakan untuk ketiga pendekatan di atas bentuknya dapat berbeda-beda. Yang umum dikenal dan dipakai adalah fungsi Cobb-Douglas (CD) dan fungsi Translog (transendental logaritma). Menurut Simatupang (1987) fungsi keuntungan Cobb-Douglas (FK-CD) merupakan bentuk khusus yang teretriksi dari fungsi keuntungan Translog (sering disebut sebagai Cobb Douglas Normalized Restricted Profit Function). Melalui kaidah Hotelling’s lemma dan dengan asumsi syarat maksimalisasi keuntungan terpenuhi, fungsi ini dapat digunakan untuk menurunkan fungsi permintaan input, fungsi penawaran output dan fungsi produksi permintaan input, fungsi penawaran output dan fungsi produksi Cobb Douglas (Jehle, 1991) Simatupang, 1987; Simatupang, 1989; Santoso, 1988). Beberapa peneliti telah menggunakan model ini untuk melihat efisiensi relatif dari dua jenis usaha yang diperbandingkan (Yotoupoulous, 1982). Walaupun lebih mudah di dalam penerapan empiris (Simatupang, 1987) dan mempunyai manfaat utama dalam hal konsistensi statistik untuk menguji hipotesis maksimalisasi laba dan hipotesis constant re-turn to scale (Santoso, 1988) model FK-CD ternyata banyak mempunyai kelemahan. Hal ini diperkirakan karena sifatnya yang mempunyai banyak batasan (Chand-Kaul, 1986; Smatupang, 1987; Suryana, 1987).

Dengan melepaskan restriksi pada FK-CD maka model fungsi keuntungan yang diperoleh adalah bentuk translog yang bersifat umum. Dengan harga input dan kuantitas output tertentu maka bentuk umum dari fungsi keuntungan Translog (yang dipakai dalam karya ilmiah ini) dapat disajikan sebagai berikut (Sidhu-Baanante, 1981; Rachamt, 1986; Simatupang, 1987; dan Santoso, 1988).

Incoming search terms:

  • fungsi keuntungan
FUNGSI KEUNTUNGAN TRANSLOG | ADP | 4.5