KAWASAN HUTAN ANGKE KAPUK

By On Friday, August 7th, 2015 Categories : Bikers Pintar

Kawasan hutan Angke Kapuk merupaKan sebagian kecil dari kawasan lahan basah (wet-land) di pantai utara pulau Jawa yang masih tersisa. Hutan bakau yang ada di kawasan ini dinilai sebagai hutan bakau yang terbaik di Jawa. Berdasarkan inventarisasi Kartapura dkk. (1992) di kawasan tersebut terdapat 59 jenis satwa yang terdiri dari 5 jenis mamalia diantaranya 2 jenis dilindungi yaitu Bajing Terbang (Lomys horfieldi) dan Kucing Bakau (Felis viverrina), 48 jenis burung diantaranya 14 jenis dilindungi, 5 jenis Reptilia diantaranya 1 jenis dilindungi yaitu buaya Muara (Crocodilus porosus).

Pentingnya kawasan hutan Angke Kapuk yang berupa hutan bakau dan daerah berawa terutama dilihat dari fungsinya sebagai feeding and nursery ground bagi satwa yang hidup di dalamnya, khususnya bagi burung-burung migran dari berbagai negara di dunia atau jenis burung merandai lainnya yang hidup dan atau singgah di Pulau Dua dan Pulau Rambut, kawasan konservasi burung migran dan bu-rung merandai yang utama di Indonesia.

Sebagai kawasan estuaria, kawasan ini juga berperan sebagai daerah mencari makan, beregenerasi dan berlindung bagi hewan perairan. Kawasan estuaria berfungsi juga sebagai pemasok makanan perairan Tautan di dekatnya. Reklamasi kawasan rawa di Angke Kapuk menjadi kawasan pemukiman dan rekre-asi akan menghilangkan fungsi-fungsi tersebut diatas. Terjadinya gangguan Pulau Dua berupa kerusakan habitat menyebabkan 6 je-nis burung yang semula berkembang biak di sana, sekarang tidak ditemukan lagi. Pada kawasan hutan Angke Kapuk ini yang menjadi perhatian utama dalam penulisan ini adalah proyek Pantai Indah Kapuk (PIK), Cagar alam dan hutan lindung yang ada disekitar proyek PIK.

KAWASAN HUTAN ANGKE KAPUK | ADP | 4.5