KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN SISTEM INTEGRASI STATIS

By On Sunday, November 23rd, 2014 Categories : Bikers Pintar

Sistem integrasi dengan contoh di atas memiliki segi positif dan negatif.

Hal yang menguntungkan antara lain:

-Secara teoretis suku-suku di daerah terpencil dan golongan-golongan yang tertinggal dalam pendidikan dan kebudayaan dapat ditarik dari atas dalam waktu relatif singkat ke tingkat kecerdasan dan peradaban yang setaraf dengan suku-suku dan golongan yang telah maju.

-Berkat adanya ketaatan pada disiplin yang seragam di segala bidang kehidupan, penyelewengan dapat dikurangi sehingga tercipta ketenangan dan keamanan.

Segi negatif sistem integrasi statis adalah:

-Suku atau golongan yang sudah maju dan berkebudayaan tinggi merasa perkembangannya dihambat karena diwajibkan mengikuti ritme resmi yang sama dengan golongan lain yang belum maju.

-Rasa tidak puas dari golongan yang sudah maju dapat menimbulkan reaksi negatif dan menimbulkan ketegangan.

– Kemajuan seluruh masyarakat ikut terhambat karena munculnya ide dari golongan elite intelektual dianggap sebagai penyimpangan. Meskipun ide tersebut positif, pencetusannya dilarang. Akibatnya, masyarakat tetap statis.

Kalau kita menelusuri dan menganalisis unsur konsensus yang merupakan syarat penting untuk berintegrasi, kita akan menemukan bahwa semua pihak menginginkan satu wadah persatuan yang stabil dan aman sentosa. Di samping itu mereka menginginkan agar dalam wadah itu, sebagai kerangka induk mereka (individu-individu dan kelompok- kelompok) dapat menemukan kesempatan lebih luas untuk menginternalisasi dan mengeksternalisasikan dirinya sampai pada tingkat optimal tanpa kekangan yang merugikan. Oleh karena itu integrasi dinamis yang dapat diwujudkan bagi semua pihak di semua daerah merupakan harapan yang lebih kuat daripada integrasi yang stabil dan tegar. Dalam ruang sosialitas yang lebih luas itu, orang yang berkepentingan berharap dapat bergerak lebih luas dan luwes menurut pola tingkah laku yang melampaui batas-batas kesukuannya. Di ruang itu orang mau mencari perlindungan dari tekanan kedaerahannya dan menginginkan agar identitas kesukuannya dapat berkembang mencapai skala sosio- budayayanglebih luas. Bahkan segala miliknya mau diberi makna yang lebih tinggi. Jadi cita-cita ke arah dinamika itu perlu diperhatikan dan diperhitungkan dalam menyusun sistem operasional bersama yang unifikatif dalam wadah tunggal yang besar, namun tetap terbuka terhadap diversifikasi (kebhinnekaan), sehingga integrasi tidak jatuh dalam keadaan statis yang mandul (monolitik).

Dari segi lain harus disadari juga, bahwa perubahan sosio-budaya yang pesat dan hanya sepihak dapat membahayakan keharmonisan kesatuan sistem nilai budaya itu sendiri, karena bagian-bagian yang lain tidak diikutsertakan dalam proses perubahan itu. Ambillah satu contoh dari suatu masyarakat bagian yang diintegrasikan. Jikalau yang dipentingkan hanya perubahan ekonomi dengan proyek-proyek raksasa, dibantu teknologi modern, sedangkan nilai-nilai nonekonomis kurang diperhatikan (pendidikan, moral misalnya), hal itu akan menimbulkan ketidakharmonisan yang tidak menguntungkan.

Incoming search terms:

  • kelebihan dan kekurangan integrasi
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN SISTEM INTEGRASI STATIS | ADP | 4.5