LABOUR PROCESS (PROSES KERJA) ADALAH

By On Wednesday, March 24th, 2021 Categories : Bikers Pintar

Analisis kapitalisme Marx.

Labour process (proses kerja) adalah Ini berkaitan dengan cara di mana tenaga kerja manu­sia, yang bekerja dengan alat atau instru­men produksi, mengubah bahan mentah menjadi produk yang berguna. Setiap tipe aktivitas kerja (kontemporer atau histo­ris) adalah proses kerja, namun istilah ini lebih berkaitan dengan analisis kapitalisme Marx, dan cara di mana analisis itu diaplikasikan dan dikembangkan dalam anali­sis kerja di abad ke-20, terutama dalam masyarakat kapitalis.

Hierarki kerja manual. Labour process (proses kerja) adalah

Analisis Marx menekankan pada sub­ordinasi tenaga kerja pada kapital dalam proses produksi (lihat EXPLOITATION) yang dipengaruhi oleh transformasi terus-me­nerus dalam rangka meningkatkan pro­duktivitas. Dalam transformasi ini, me­kanisasi aktivitas kerja menjadi tugas-tugas berulang, seragam, dan sederhana, dalam aturan pabrik yang ketat, menyebabkan keterampilan menjadi hilang, dan muncul hierarki kerja manual dan kerja mental yang baru yang didasarkan pada kontrol kapital atas tenaga kerja. Marx memberi­kan ilustrasi empiris dari perkembangan ini, terutama berdasarkan dokumen resmi dari pertengahan abad ke-19. Perkembangan dalam proses produksi ini tidak lianya diperhatikan oleh Marx. Frederick Taylor pada akhir abad ke-19 menyusun teori manajemen ilmiah. Labour process (proses kerja) adalah Tujuan Taylor adalah menempatkan tindakan fisik pekerja ke dalam prinsip optimisasi yang sama yang mengatur faktor proses produk­si. Agar aktivitas pekerja bisa mekanis de­ngan cara ini, manajemen harus memo­nopoli pengetahuan dan aktivitas diskret (discretionary) yang biasanya menjadi ciri dari keterampilan. Jadi, penekanan Tay­lor di sini adalah pada perluasan kontrol manajerial, baik di level individu maupun level proses produksi secara keseluruhan. Ketika dikombinasikan dengan perkem­bangan teknologi pada periode itu, Tay­lorisme terbukti merupakan gagasan yang kuat bagi manajemen dalam industri pera­kitan barang konsumen tahan lama seperti dipelopori oleh Ford Motor Company. Setelah 1945, mekanisasi semakin di­perluas dari sekadar penanganan tugas dan transfer teknologi ke proses kontrol itu sendiri, yang berpuncak pada lahirnya teknologi mikroprosesor dan aplikasinya, terutama dalam proses produksi kecil (nonstandar), dan dalam industri yang mengkhususkan diri pada penanganan dan pengolahan inforrnasi. (Ini kadang dianggap sebagai ciri transisi dari era Fordis ke era neo-Fordis; lihat FoRpism ANI) POST-FORDISM; LONG WAVES; REGui.KrioN.) Dalam kerangka Marxis, analisis Braver­man (1974) terbukti sangat berpengaruh, menegaskan relevansi teori Marx dalam memahami asal usul dan perkembang­an hierarki tempat kerja di abad ke-20, evolusi komposisi keterampilan pekerja, dan fragmentasi kerja, serta cara meng­gunakan sains dan teknologi dalam proses produksi yang makin mekanis. Dalam fokusnya pada reorganisasi proses kerja terus-menerus di dalam sistem kapital, dan kritiknya terhadap area keterampilan dan diskresi pekerja yang menghalangi kon­trol kapitalis, Braverman juga fokus pada degradasi kerja dalam proses kerja, dan ALIENATION yang ditimbulkannya. Kritik terhadap Braverman cenderung diarahkan pada kegagalannya untuk menjelaskan secara memadai bagaimana resistensi pe­kerja pada titik tertentu bisa membentuk perkembangan proses kerja, dan pada ke­gagalannya untuk menjelaskan mekanisme kontrol kapitalis yang berbeda. Labour process (proses kerja) adalah Pendekatan yang bertentangan dengan pendekatan Marxis, di mana perseteruan kelas menentukan perkembangan teknolo­gi dan efisiensi teknis, adalah pendekatan yang menganggap perkembangan teknolo­gi sebagai penggerak utama, dan penghe­matan biaya dalam ekonomi produksi ska­la besar sebagai penentu perkembangan produksi pabrik. (Lihat juga TECHNOLOGI­CAL CHANGE). Kontrol hierarkis atas tenaga kerja juga dihubungkan dengan penghema­tan biaya dan kesulitan dalam proses kerja kooperatif. Isu “kealamiahan” teknologi dan efisiensi teknologi, dan kaitamyya den­gan organisasi proses kerja, adalah bagian dari perdebatan antara analisis berbasis pendekatan kelas dengan analisis berbasis perhitungan maksimalisasi individu

LABOUR PROCESS (PROSES KERJA) ADALAH | ADP | 4.5