MAKNA DAN PERANAN EKONOMI

310 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari perihal kegiatan manusia yang berkaitan bersama dengan aktivitas produksi, distribusi, dan mengonsumsi pada barang dan jasa.

Ada termasuk yang menyatakan definisi ekonomi adalah semua yang terkait dengan usaha dan energi manusia di dalam mencukupi keperluan hidupnya untuk raih suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal dari bhs Yunani, yaitu “Oikos” yang artinya keluarga/ tempat tinggal tangga, dan “Nomos” yang bermakna peraturan/ hukum. Sehingga makna Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau keputusan rumah tangga.

Lalu apa saja motif di dalam ekonomi?

Yang dimaksud bersama dengan motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk laksanakan aktivitas ekonomi. Berikut ini adalah beberapa motif di dalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Motif ini umumnya dikerjakan oleh konsumen, kalau belanja keperluan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif melacak keuntungan. Motif ini dilakukan oleh penjual, andaikata menjual keperluan pokok manusia untuk mendapatkan keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif mendapatkan kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih mengerti apa itu ekonomi, maka kami bisa merujuk terhadap pendapat sebagian ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah studi perihal tabiat manusia sebagai jalinan pada tujuannya dihadapkan bersama ketersediaan sumber kekuatan untuk raih tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah studi berkenaan manusia sebagaimana mereka merintis hidup, bergerak dan berpikir dalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan perihal suatu suasana dan karena ada kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah ilmu yang konsen pada penciptaan nilai ganti barang dan jasa yang dapat menaikkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah di mana sektor industri melekat diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam ilmu ekonomi terkandung sebagian komitmen yang mendasarinya. Mengacu pada pengertian ekonomi di atas, selanjutnya ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip produksi dalam ekonomi adalah perekonomian punya peran didalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses memproses membutuhkan cost dan usaha di dalam pelaksanaannya. Aktivitas memproduksi bakal membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan product tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian prinsip distribusi di dalam ekonomi adalah aktivitas penyaluran/ distribusi suatu produk kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini kudu dikerjakan bersama dengan perhitungan kala yang baik supaya produk yang disalurkan tiba di lokasi penjualan tepat waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjual di pasar. Proses distribusi dikerjakan pada waktu dini hari agar kualitas buah dan sayur senantiasa baik selagi customer membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian prinsip konsumsi dalam ekonomi adalah segala aktivitas penggunaan suatu product yang dilakukan manusia untuk mencukupi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik tempat tinggal belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya supaya atap rumahnya tidak bocor saat hujan dan jadi nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala perihal yang jadi semangat atau alasan yang memicu seseorang melaksanakan tindakan ekonomi, baik dari didalam diri sendiri maupun berasal dari luar. Secara umum, tersedia dua model motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yakni motivasi dari di dalam diri manusia untuk laksanakan kesibukan ekonomi. Misalnya; manusia melacak makan gara-gara menjadi lapar.
Motif Ekstrinsik, yaitu stimulan atau efek yang berasal dari luar terhadap manusia untuk laksanakan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia menginginkan belanja tempat tinggal gara-gara memandang orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yakni semangat dalam diri manusia untuk menjaga hidupnya sehingga mengupayakan melaksanakan berbagai hal. Misalnya; bekerja untuk meraih duit untuk belanja makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yaitu keinginan manusia untuk mendapatkan keuntungan berasal dari aktivitas ekonomi. Pada umumnya motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjajakan sesuatu kepada orang lain bersama mengambil keuntungan dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yakni semangat dari didalam diri manusia untuk melaksanakan kegiatan ekonomi gara-gara idamkan meraih penghargaan, baik dikarenakan keahlian yang dimiliki maupun gara-gara jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kesibukan ekonomi manusia adalah aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas berasal dari tiap-tiap kegiatan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti berasal dari kesibukan mengolah adalah memiliki tujuan untuk membuahkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku kegiatan produksi ini adalah pebisnis di berbagai industri, sekiranya pengusaha agribisnis, pebisnis furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan dari kesibukan produksi akan disalurkan kepada costumer untuk memenuhi kebutuhannya. Jadi, aktivitas mengolah yang dijalankan produsen adalah untuk memenuhi keperluan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti berasal dari kegiatan distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) berasal dari suatu wilayah ke lokasi paling dekat bersama dengan konsumen. Proses distribusi sangat urgent dalam kesibukan ekonomi gara-gara dapat mewujudkan keselarasan antara keperluan dan ketersediaan product yang diperlukan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kegiatan tunggal, tapi perpaduan dari berbagai aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kegiatan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi mutu barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kesibukan distribusi ini memiliki banyak kesibukan yang saling berhubungan. Dan obyek selanjutnya adalah penyaluran barang yang diperlukan customer mampu tiba terhadap waktu yang tepat dan barang di dalam keadaan yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti berasal dari aktivitas mengkonsumsi adalah kegiatan kenakan atau memakai produk (barang/ jasa) untuk mencukupi keperluan konsumen. Contoh aktivitas mengonsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah jadi makanan
Membeli pakaian dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan kekuatan listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *