MEKANISME RESISTENSI TERHADAP PENISILIN

By On Friday, October 16th, 2015 Categories : Bikers Pintar

Timbulnya resistensi suatu jenis bakteri terhadap antibiotika B-laktam penisilin dapat melalui beberapa mekanisme (Sulistia Ganiswara, 1995):
1. Adanya enzim penisilinase (Blaktamase penisilin) yang dapat memecah cincin B-laktam dan menghasilkan asam penisiloat yang tidak memiliki sifat anti bakteri, tetapi masih memiliki antigenik penisilin. Staphylococcus aureus dan kebanyakan bakteri gram negatif dapat menghasilkan penisilinase, sehingga penggunaan penisilin terhadap bakteri gram negatif tidak bisa dipergunakan.
2. Sifat kekebalan dari B-laktamase penisilin. Bakteri mensintesis enzim baru yang mempunyai sifat seperti B-laktamase untuk menggantikan enzim B-laktamase penisilin lama yang sudah dihambat kerjanya oleh antibiotika yang digunakan. Bila bakteri dapat mensintesis enzim baru dengan sifat dapat menghancurkan antibiotika yang di-gunakan, bakteri tersebut akan dapat bertahan hidup.
3. Induksi B-laktamase oleh Blaktam. Bakteri yang menghasilkan enzim B-laktamase penisilin diberi antibiotika penisilin dalam konsentrasi di bawah standar, sehingga induksi antibiotika tersebut terhadap bakteri penghasil B-laktam penisilin kurang sempurna. Hal ini menyebabkan bakteri tersebut menjadi kebal terhadap penisilin.
4. Penurunan permeabilitas dinding atau membran sel bakteri terhadap penisilin, sehingga antibiotika tersebut sukar menerobos ke dalam sel bakteri. Hal ini disebabkan karena adanya perubahan stuktur kimia dinding atau membran sel.

MEKANISME RESISTENSI TERHADAP PENISILIN | ADP | 4.5